Sabtu 16 November 2019, 17:03 WIB

Penyiraman Air Keras, Polisi: Pelaku Gunakan Soda Api

Ferdian Ananda Majni | Megapolitan
Penyiraman Air Keras, Polisi: Pelaku Gunakan Soda Api

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Tersangka penyiraman air keras VY

 

KABID Kimbiofor Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Pol Andi Firdaus mengatakan pihaknya telah memeriksa dan uji laboratorium terhadap barang bukti yang ditemukan di tiga lokasi kejahatan penyiraman air keras tersebut. Diketahui bahan yang digunakan sama yakni soda api atau natrium hidroksida.

"Bahan berbahaya dan menimbulkan iritasi, ketiga TKP dengan bahan yang sama natrium hidroksida atau soda api," kata Andi di konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (16/11)

Dia menjelaskan, soda api berbentuk butiran putih dan hanya digunakan dengan melarutkan dalam air. Oleh karena itu, dia memastikan tidak ada campuran bahan lain dalam larutan tersebut.

"Tersangka dengan mudah melakukan aksi kejahatannya. Dia berkerja sebagai tukang servis AC. Dan tidak mengunakan tangan. Tidak ada bahan lain selain soda api," sebutnya.

Baca juga: Tersangka Penyiraman Air Keras Bertindak karena Dorongan Kejiwaan

Andi memastikan para korban yang terkena siraman soda api itu hanya mengalami iritasi. Sebab, kadar yang terkandung dalam larutan soda api tidak terlalu tinggi.

"Efeknya iritasi yang kami periksa. Kadarnya tidak terlalu tinggi. Tidak melepuh parah di kulit. Tergantung kadarnya. Jadi ini tidak terlalu parah," paparnya.

Menurutnya, soda api bisa didapatkan dan bebas dijual di pasaran. Oleh karena itu, ia memastikan tersangka menyalagunakan larutan tersebut.

"Dijual bebas dan disalahgunakan oleh pelaku. Jadi kalau terkena air soda itu, siram pakai air mineral saja akan hilang efeknya," lanjutnya.

Sebelumnya, tim gabungan Subdit Jatanras, Subdit Resmob Polda Metro Jaya, dan Polres Jakarta Barat menangkap tersangka penyiraman air keras terhadap sembilan korban di tiga lokasi berbeda di kawasan Jakarta Barat.

Kanit unit 2 Subdit 4 Jatanras Polda Metro Jaya, AKP Adhi Wananda mengatakan pihaknya telah menangkap seorang pria berinisial FY 29, pelaku penyiraman air keras yang melakukan aksinya di Jakarta Barat. Bahkan pelaku tunggal itu bertindak secara acak dan menyasar perempuan.

"Sementara motifnya, dilakukan secara acak dan ada dorongan dari kejiwaan. Dia pernah mengalami jatuh dari ketinggian lantai 3," kata Adhi dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (16/11).

Adhi menyebut tersangka FY ditangkap di Gang Mawar Kawasan Srengseng Barat, pada Jumat (15/11) kemarin. Penangkapan tersangka berdasarkan bakang bukti dan bukti petunjuk dari rekaman CCTV dan pemeriksaan saksi serta korban. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More