Sabtu 16 November 2019, 14:10 WIB

Warga Sulut Diimbau Beraktivitas Normal Pascagempa

Antara | Nusantara
Warga Sulut Diimbau Beraktivitas Normal Pascagempa

Ist
Ilustrasi gempa

 

KEPALA Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Winangun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kota Manado, Edward H Mengko, berharap warga tetap waspada dan beraktivitas normal pascagempa di Jailolo-Maluku Utara, Jumat (15/11) dini hari kemarin.   

"Tetaplah waspada, beraktivitaslah seperti biasa dan tidak terpengaruh dengan berita yang tidak jelas sumbernya," ajak Mengko di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (16/11).

Setelah kejadian gempa bumi dengan kekuatan signifikan, secara alamiah akan terjadi gempa bumi susulan. Hal ini disebabkan karena batuan yang terdeformasi di sekitaran pusat gempa masih akan terus melepaskan energi dalam bentuk gempa bumi sampai mencapai kestabilannya.

Jadi kejadian gempa bumi susulan, setelah kejadian gempa bumi dengan kekuatan signifikan adalah hal yang normal, sebutnya.    


Baca juga: BNPB: 3 Orang Luka-Luka dan 36 Bangunan Rusak akibat Gempa Malut


"Kami tetap berharap masyarakat terus memastikan sumber informasi hanya dari BPBD setempat atau dari BMKG," ajaknya.

BMKG akan terus melakukan pemantauan aktivitas gempa bumi susulan, dan segera akan memberikan informasi jika terjadi gempa bumi dengan kekuatan signifikan.

Masyarakat, ajak dia, dapat mengakses informasi BMKG lewat aplikasi smartphone infobmkg atau WRS-BMKG atau lewat halaman Facebook fanpage BMKG Sulut.

BMKG memutakhirkan gempa Jailolo, Provinsi Maluku Utara yang sebelumnya magnitudo 7,4 menjadi 7,1. Gempa yang terjadi pukul 23:17:43 WIB tersebut terjadi pada koordinat 1.67 LU, 126.39 BT atau kira-kira 137 kilometer Barat Laut Jailolo-Maluku Utara pada kedalaman 73 kilometer. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More