Sabtu 16 November 2019, 09:35 WIB

Ardi dan Ardan Jalani Operasi Pemisahan

Aiw/Ant/X-7 | Humaniora
Ardi dan Ardan Jalani Operasi Pemisahan

ANTARA/DIDIK SUHARTONO
Bayi kembar siam asal Kendari, Sulawesi Tenggara, Azila dan Aqila (kanan) bersiap pulang dari RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, kemarin

 

SEBANYAK 30 tenaga medis ahli yang terdiri atas dokter bedah anak, dokter bedah plastik, dan dokter ahli gizi dilibatkan dalam operasi pemisahan bayi kembar siam asal Tangerang, Banten, Ardi dan Ardan. Operasi yang dimulai pagi hari ini (Sabtu 16/11) di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta, diperkirakan selesai pada pukul 17.00 atau 19.00 WIB.

“Tergantung kondisi selama operasi berlangsung. Kami pihak rumah sakit akan berusaha semaksimal mungkin agar proses operasi berjalan sesuai ­harapan, semaksimal mungkin untuk kesem­buhan pasien. Ayo, kita sama-sama bantu doa supaya semua bisa berjalan lancar dan baik,” ujar Humas RSAB Harap­an Kita, Nia, saat dihubungi kemarin.

Menurutnya, Ardi dan Ardan yang dempet hati itu sudah masuk rawat inap sejak Selasa (12/11) untuk persiapan operasi. Bayi kembar siam itu menjalani sejumlah pemeriksaan penunjang sebagai persiapan operasi. Tim dokter berupaya menjaga kondisi fisik mereka agar tetap stabil jelang operasi.

“Pasien ini seperti dikarantina, jadi tidak semua bisa bebas keluar masuk di ruang perawatan mereka. Kita meminimalkan agar tidak banyak kontak dengan orang luar. Memang bener-bener kita jaga banget. Sebetulnya, persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari. Ini kan detail harus dipersiapkan sedemikian rupa,” kata Nia lagi.

Sementara itu, ibu sang bayi kembar siam, Hesti ­Novianti, berinisiatif membuka penggalang­an dana melalui internet. Penggalang­an dana yang dibuka sejak 23 Agustus 2019 itu kemudian viral dan mampu mengum­pulkan dana Rp1,1 miliar. Menurut Hesti yang berprofesi sebagai bidan dan sang suami yang penjual aksesori itu, biaya yang diperlukan untuk memisahkan bayi sangat besar, bisa mencapai Rp1 miliar.

“Karena anak saya dempet, jadi harus operasi caesar dan tidak bisa di sembarang rumah sakit, juga tidak semua dokter bisa menangani,” kata Hesti di akun pribadinya di laman Crowd Founding Kitabisa.com.
Sementara itu, bayi kembar siam asal Kendari, Sulawesi Tenggara, Azila dan Aqila, yang dapat dipisahkan dengan operasi, Rabu (14/8) di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur, sudah diperbolehkan pulang kemarin.  (Aiw/Ant/X-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More