Jumat 15 November 2019, 20:40 WIB

Pemerintah akan Gandeng Leonardo DiCaprio Promosikan Labuan Bajo

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Pemerintah akan Gandeng Leonardo DiCaprio Promosikan Labuan Bajo

Antara
Senja di Labuan Bajo

 

PEMERINTAH berencana untuk menggandeng artis internasional untuk mempromosikan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Labuan Bajo.

Rencana untuk menggunakan jasa artis internasional itu berbarengan dengan masuknya kawasan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata prioritas Indonesia.

Kepala Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF), Shana Fatina Sukarsono mengungkapkan, artis internasional yang akan dipakai jasanya yakni mereka yang aktif sebagai pelestari lingkungan.

"Karena kita ingin lebih menarik konsep konservasinya. Jadi kami ingin rebranding lagi kalau Labuan Bajo ini konsep destinasi yang unik, karena dia punya Unesco World Heritage," kata Shana ditemui di Labuan Bajo, NTT, Jumat (15/11).

Artis sekelas Leonardo Dicaprio dan Danzel Washington, lanjutnya, kemungkinan akan diminta pemerintah Indonesia untuk mempromosikan wilayah Labuan Bajo.

Labuan Bajo sebetulnya sudah mendunia, namun mayoritas turis yang berkunjung ke Labuan Bajo hanya sekadar singgah untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Komodo.

Padahal, Labuan Bajo sendiri juga memiliki nilai jual yang tak kalah dengan Pulau Komodo. Panorama pantai dan pulau berbukit menjadi pemandangan yang tak kalah menarik.

Shana mengungkapkan, niatnya untuk menggunakan jasa aktor kawakan itu akan menggunakan pundi yang disediakan pemerintah sebesar Rp1,7 triliun. Namun ia menegaskan, uang itu tidak sepenuhnya hanya digunakan untuk membayar jasa artis internasional semata.

Pasalnya, diakui olehnya uang yang dianggarkan pemerintah itu akan digunakan untuk mengembangkan Integratied Tourism Master Plan (ITMP) seperti wisata bahari berkelas dunia, penguatan budaya lokal, pengembangam infrastruktur dan percepatan desa pariwisata.

Diketahui anggaran yang dialokasikan untuk NTT meningkat setiap tahunnya, Rp1,7 triliun merupakan angka terbesar setelah sebelumnya hanya mendapat kucuran sebesar Rp1,54 triliun.

"Konsep ini yang sedang kami kembangkan dan rencananya akan kami perkenalkan tahun depan. Jadi betul-betul dukungan Kementerian Keuangan, anggaran kami lebih besar dan jauh lebih banyak, pembangunan Labuan Bajo pasti akan berdampak lebih besar," pungkas Shana. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More