Jumat 15 November 2019, 20:23 WIB

D'Masiv Rilis Lagu untuk yang Sulit Move On

Retno Hemawati | Weekend
D

MI/Sumaryanto Bronto
D'Masiv

RASA sedih pasti dirasakan oleh setiap orang yang sedang mengalami kehilangan sesuatu yang dicintainya. Tak terkecuali D’Masiv, band yang satu ini menuangkan kesedihan lewat lagu berjudul “Tanpamu”. Lagu yang diciptakan oleh Rian D’Masiv ini bercerita tentang kesedihan seseorang saat harus merelakan orang yang dicintainya pergi namun harus tetap melanjutkan hidup, tidak boleh larut dalam kesedihan, dan move on dengan tidak melupakan hal-hal indah yang dilakukan saat masih bersamanya.

Rian mengungkapkan bahwa lagu “Tanpamu” ini dibuat saat D’Masiv sedang merasakan kehilangan sahabat yang pernah menjadi rekan kerja mereka. “Jadi, waktu itu D’Masiv punya road manager namanya mas Jojon. Setelah beliau meninggal, ada rasa kesedihan mendalam yang dirasakan kami terutama keluarganya mas Jojon. Disitu kami coba membayangkan ada di posisi keluarganya beliau, membayangkan bagaimana kalau kami harus kehilangan orang yang selalu ada dalam hidup kami ternyata ia pergi untuk selamanya”, tutur Rian.

Meski lagu ini ditujukan untuk road manager D’Masiv, namun music video lagu “Tanpamu” divisualisasikan sebagai hubungan sepasang kekasih. Selain itu, D’Masiv juga memperkenalkan beberapa tempat bersejarah ikon musik dan musisi dunia yang berada di London. “Sebenarnya shooting music video lagu ‘Tanpamu’ ini dikerjakan di London bertepatan dengan D’Masiv yang sedang rekaman di Abbey Road Studios untuk rekaman lagu-lagu hits D’Masiv, jelas Rian. (M-4)

Baca Juga

123RF

Bukan Cuma Manusia, Simpanse Juga Pilih-Pilih Teman Lo

👤Putri Rosmalia 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 16:31 WIB
Simpanse muda umumnya lebih suka 'bergaul' ketimbang yang telah...
Dok. Pribadi

Pandemi, Kegagapan yang Berulang

👤Abdillah Marzuki 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 03:35 WIB
Buku ini menjadi pembelajaran penting dalam rancangan kesehatan pemerintah terkait pandemi dan...
Dok. Pribadi

Jurnalistik Ungkap Hal Absurd

👤Zuk/M-4 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 03:25 WIB
Buku itu berisi 16 reportase jurnalistik-sastrawi yang terkait peristiwa di seputar isu mitos dan lokalitas. Dua tema itu memang seolah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya