Jumat 15 November 2019, 20:05 WIB

Agar Lebih Populer, Petanque Incar Satu Emas SEA Games

Despian Nurhidayat | Olahraga
Agar Lebih Populer, Petanque Incar Satu Emas SEA Games

MI/Despian
Para atlet cabang olahraga petanque sedang menjalani pelatnas SEA Games 2019 di Rawamangun, Jakarta Timur.

CABANG olahraga petanque mungkin masih terdengar asing di kalangan masyarakat Indonesia. Nyatanya, olahraga tradisional asal Prancis ini sangat diminati di kalangan mancanegara bahkan masuk ke dalam cabor yang akan dipertandingkan di ajang multievent, salah satunya SEA Games 2019.

Jelang pertandingan multievent yang akan diikuit oleh negara-negara di Asia Tenggara ini, Indonesia pun kini tengah bersiap untuk dapat meraih hasil maksimal di cabor petanque yang akan dipertandingkan pada 30 November sampai 11 Desember mendatang. Di bawah naungan Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB FOPI) atlet-atlet petanque tengah fokus menjalani latihan.

Menjalani pemusatan latihan nasional di Kampus B Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, sebanyak 10 atlet yang terdiri atas 5 atlet putra dan putri menyatakan siap untuk berlaga di SEA Games. Tak tanggung-tanggung, mereka pun telah memasang target untuk 4 nomor yang akan dipertandingkan kelak.

"Kita kirim atlet ada 5 putra dan putri, untuk nomor double putra dan putri, lalu triple putra dan putri. Kami optimis pasang target 1 medali emas dari triple putri, 1 perak triple putra, dan perunggu dari double putra dan putri," ungkap Kepala Pelatih Pelatnas Petanque, Andi Indarto, Jumat (15/11).

"Kita melihat target ini dari kekuatan lawan dan kekuatan kita, terus dari beberapa turnamen yg kita ikuti sepertinya kita punya peluang dari nomor itu. Selama ini kita ikut turnamen level Asia, ada di Malaysia kita dapet beberapa juara dari tim kita. Lalu kejuaraan internasional yang berlangsung di Jakarta, ada tim Malaysia datang kita juga juara. Dari hasil itu kita bisa berharap mudah-mudahan dapat medali emas," lanjutnya.

Melihat peta kekuatan di Asia Tenggara, Andi mengatakan bahwa saat ini cabor petanque masih didominasi oleh Thailand dan Kamboja. Namun, untuk negara-negara lainnya dia sangat yakin bahwa Indonesia bisa bersaing.


Baca juga: Terkesan dengan Petanque, Menpora Usulkan Perbanyak Turnamen


Selain itu, target medali emas yang digantungkan kepada nomor triple putri bukan tanpa alasan. Dia mengatakan bahwa kesempatan besar memang sangat terlihat di nomor ini.

"Kalau kita lihat tim putri, terutama triple lumayan solid mereka. Memang Thailand juga ada yang solid, tapi biasanya mereka unggul di double. Makanya kita cenderung diperkuat tim triple karena peluang lebih besar," kata Andi.

Meskipun begitu, Andi mengakui bahwa saat ini cabor petanque seharusnya memperbanyak jam terbang khususnya di ajang internasional. Dia pun berharap agar nantinya cabor petanque dapat mengikuti banyak turnamen di mancanegara guna memperkuat para pemainnya.

"Saat ini kita perlu banyak mengikuti turnamen, dan untuk nasional memang kita sudah banyak. Internasional ini yanh perlu kita tambahkan dan jam terbang kita perlu diperbanyak lagi. Sebetulnya, ikut turnamen di luar tuh tidak terlalu mahal, cuma memang karena olahraga ini belum populer untuk cari sponsor jadi sulit," pungkasnya.

"Kita berharap bisa dapat medali emas supaya nama petanque juga terangkat. Turnamen di asia tenggara itu banyak, selain Thailand, Malaysia itu hampir dalam waktu sebulan bisa ada beberapa turnamen. Kita juga banyak, cuma masih regional terutama diadakan di Jakarta," tambah Andi.

Lebih lanjut, cabor petanque yang sudah mengikuti ajang SEA Games sedari 2011 ini pun dikatakan telah mengikuti training camp di Prancia pada bulan Juli lalu. Pada tanggal 18 November mendatang, tim triple putri juga kabarnya akan mengikuti Kejuaraan Dunia Petanque di Kamboja dan menjadi persiapan terakhir mereka sebelum berangkat ke Filipina.

"Juli lalu kami ke Prancis buat training camp selama 2 minggu, di sana kami ikut turnamen juga. Kami juga akan ikut Kejuaraan Dunia Petanque tanggal 18 dan selepas itu kembali ke Indonesia untuk melanjutkan pelatnas. Kejuaraan ini khusus untuk triple woman dan ketiga atlet andalan kami di nomor triple nanti akan ikut di sana," tutupnya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More