Jumat 15 November 2019, 19:35 WIB

Karisma tidak Menyangka Bisa Pecahkan Rekor Dunia

Despian Nurhidayat | Olahraga
Karisma tidak Menyangka Bisa Pecahkan Rekor Dunia

ANTARA FOTO
Pelari Indonesia, Karisma Tiarani berlomba pada nomor final lari 100 m putri T63 pada Kejuaraan Dunia Para Atletik 2019 di Dubai.

ATLET paraatletik putri Indonesia, Karisma Evi Tiarani, yang berhasil meraih medali emas dalam ajang Kejuaraan Dunia Para Atletik 2019 yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab. Bertanding di nomor 100m putri kelas T63, perempuan asal Simo Boyolali ini sukses menjadi yang terdepan dengan catatan waktu 14,72 detik.

Bukan hanya juara, Karisma pun berhasil memecahkan rekor dunia dengan kemenangannya ini. Perempuan yang baru berusia 18 tahun ini pun mengaku tidak menyangka dirinya dapat memperoleh prestasi di ajang dunia.

"Tidak menyangka karena saya bersaing dengan senior. Saya juga bersyukur karena diberi kesempatan bisa mengikuti ajang Paralympic nanti," ungkapnya kepada Media Indonesia, Jumat (15/11).

Karisma juga mengakui bahwa dirinya hanya melakukan persiapan sesuai dengan program yang diberikan oleh sang pelatih. Meskipun begitu, dia mengakui bahwa memang dirinya sudah menargetkan raihan medali sebelum bertanding, tapi dia tidak menyangka bisa mendapatkan juara pertama dan juga rekor tercepat.


Baca juga: Karisma Pecahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Paraatletik


"Persiapannya seperti biasa, ikuti program yang diberikan pelatih. Kalau target medali memang ada, tapi saya nggak nyangka bisa jadi juara dan pecahkan rekor dunia," lanjutnya.

Melihat lawan-lawan yang memiliki usia jauh di atasnya, Karisma pun merasa bahwa persaingan sangat intens. Selain usia, dia juga mengatakan bahwa lawan-lawannya jauh lebih berpengalaman.

"Lawannya luar biasa, karena sebagian besar atlet-atlet senior yang sudah berpengalaman," pungkas Karisma.

Karisma memang berhak mendapatkan tiket menuju ajang Paralympik Tokyo 2020 berkat penampilannya yang apik ini. Dia pun mengatakan bahwa untuk menyambut ajang yang akan diselenggarakan di Jepang tersebut, dia akan menyerahkan program latihan kepada pelatih.

"Persiapannya ya tetap mengikuti program dari pelatih, karna pasti sudah diperhitungkan. Pastinya tidak akan ditambah-tambah ataupun dikurangi," tutupnya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More