Jumat 15 November 2019, 14:49 WIB

Indonesia-Kolombia Jalani Studi Kelayakan Bersama

Andhika prasetyo | Ekonomi
Indonesia-Kolombia Jalani Studi Kelayakan Bersama

Antara
Indonesia banyak membeli barang dari Kolombia salah satunya biji kakao.

 

INDONESIA dan Kolombia sepakat untuk segera memulai studi kelayakan bersama (Joint Feasibility Study/JFS) dalam rangka penjajakan pendalaman akses pasar.

Kesepakatan tersebut dicapai pada Pertemuan Persiapan Perjanjian Perdagangan Masa Depan (Preparatory Meeting of Indonesia-Colombia Future Trade Agreement) Indonesia-Kolombia di Bogota, Kolombia, awal pekan ini.

Baca juga:Erick tidak Mau Perdebatkan Status Mantan Napi BTP

Direktur Perundingan Bilateral Kementerian Perdagangan Ni Made Marthini mengungkapkan studi kelayakan bisa dimulai segera awal bulan depan dan ditargetkan selesai pada Juni 2020.

"Kami sudah siapkan kerangka acuan kerja bersama yang tinggal diimplementasikan ke depannya," ujar Made melalui keterangan resmi, Jumat (15/11).

Hasil dari studi tersebut nantinya dilaporkan kepada menteri perdagangan negara masing-masing.

Itu akan dijadikan acuan atau rekomendasi untuk melaksanakan perjanjian dagang Indonesia-Kolombia.

Diharapkan, kerja sama saat ini akan semakin mempererat hubungan kedua negara hingga akhirnya mampu meningkatkan nilai perdagangan dan investasi di masa mendatang.

Berdasarkan data Kemendag, pada 2018, nilai ekspor Indonesia ke Kolombia tercatat sebesar US$141,1 juta. Adapun, impor yang didatangkan senilai US$18 juta.

Dengan demikian, Indonesia mengalami surplus meraca perdagangan US$123 juta atas negara tersebut.

Adapun, ekspor utama Indonesia meliputi benang dari serat sintetis, karet alam, monitor dan proyektor, bagian dan aksesori kendaraan, mobil dan kendaraan lain untuk pengangkutan orang. Sebaliknya, Indonesia banyak membeli barang berupa paduan ferro, selulosa, sentrifugal, biji kakao, dan asam karboksilat dari Kolombia. (Pra/A-5)

Baca Juga

MI/ Adam Dwi

Wapres Harap Merger Bank Syariah Bisa Himpun Dana Timur Tengah

👤Emir Chairullah 🕔Senin 23 November 2020, 23:15 WIB
Masduki menjelaskan, walaupun akan bermain di level korporasi, bank syariah yang telah besar nanti, juga diharapkan tetap bermain di level...
Ist

Program PEN: Bank Mandiri Fasilitasi Pembiayaan UKM Mitra WIKA

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 23 November 2020, 21:31 WIB
Bank Mandiri menyiapkan total plafond pembiayaan sebesar Rp 2,5 Triliun yang akan dikucurkan kepada para pelaku UKM yang menjadi...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Wapres : Bantuan Bagi Pelaku UMKM Sudah Terserap 79%

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 23 November 2020, 21:25 WIB
Pemerintah akan terus mendorong dan memberikan stimulus bagi para pelaku usaha baik kecil, menengah, mikro maupun besar untuk dapat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya