Jumat 15 November 2019, 11:00 WIB

Tjahjo Akui Sulit Identifikasi ASN Radikal

Damar Iradat | Humaniora
Tjahjo Akui Sulit Identifikasi ASN Radikal

MI/ANDRI WIDIYANTO
Menteri pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo

 

MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengaku tidak mudah mengidentifikasi aparatur sipil negara (ASN) yang terpapar paham radikalisme. Identifikasi ASN terpapar radikal tidak bisa hanya dengan melihat cara berpakaian.

"Itu sulit ya diukur, apakah dengan cara berpakaian, kan enggak bisa. Beda ya. Kalau dulu dia ikut organisasi terlarang, jelas. Ini kan tidak," kata Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (14/11).

Menurut Tjahjo, perlu pembinaan oleh Kementerian Agama serta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kepada para ASN. Pola pikir ASN juga bisa dibangun melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) di masing-masing instansi.

Para ASN juga mengikuti diklat tersebut sampai Lembaga Ketahanan Nasional (Lemahanas).

Baca juga: Lebih dari 1 Juta Orang Akses Laman Seleksi ASN

Tjahjo menyatakan, pihaknya sudah membuat konten evaluasi laporan masyarakat ataupun ASN terkait paham yang tidak sesuai dengan ajaran agama masing-masing.

"Itu ada kontennya. Kami sudah membuka komunikasi dengan Kominfo, dengan Kepolisian, dengan BNPT, dengan BSSN," tuturnya.

Tjahjo menambahkan pemerintah juga berupaya mencegah ASN terpapar radikalisme sejak proses rekrutmen. Nantinya, para peserta akan mengikuti tes tertulis dengan berbagai soal yang menyangkut kebangsaan, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan bahaya-bahaya radikalisme.

"Setelah itu, kalau dia diterima sebagai pegawai negeri kan tentunya ada prajabatan dan sebagainya," kata Tjahjo. (OL-2)

Baca Juga

DOK Poltek SSN

Poltek SSN Perkuat Kompetensi SDM Siber dan Sandi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 22:47 WIB
Selama masa pendidikan, taruna-taruni Poltek SSN secara penuh ditanggung oleh negara. Setelah menjalani masa pendidikan 4 tahun, seluruh...
Dok MI

Buddha Tzu Chi Salurkan 5.000 Ton Beras Bantuan Korona

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 22:43 WIB
Semua sumbangan, kata dia, akan disalurkan melalui Polda di 34 provinsi...
Dok MI

Pemerintah Ingatkan Pemda Soal Target Penanganan Stunting

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 24 November 2020, 22:40 WIB
“Jadi bantuan yang diberikan tidak hanya sekedar diterima, tetapi juga harus dikonsumsi (delivered), dan terpenuhi jumlahnya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya