Jumat 15 November 2019, 06:11 WIB

Ini Penyebab Gempa di Maluku Utara

Antara | Nusantara
Ini Penyebab Gempa di Maluku Utara

ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Sejumlah pasien dan keluarga berkumpul di area parkir rumah sakit Siloam saat terjadi gempa di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (15/11).

 

BADAN Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa berkekuatan 7,1 magnitude yang mengguncang Jailolo, Maluku Utara disebabkan penyeseran dalam lempeng laut Maluku. Gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault).

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Ini akibat adanya deformasi atau penyesaran dalam Lempeng Laut Maluku," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis, Jumat (15/11), .

Hasil analisa BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo 7,4 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi magnitude 7,1. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1.63 LU dan 126.4 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 134 km arah Barat Laut Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada kedalaman 73 kilometer.

Baca juga: Peringatan Tsunami Dikeluarkan Setelah Gempa M 7,4 di Malut

Meski peringatan dini tsunami telah dicabut, Rahmat meminta masyarakat setempat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi hoaks.

Masyarakat juga diminta menghindari bangunan-bagunan yang retak diakibatkan gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, atau pun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," tuturnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More