Kamis 14 November 2019, 23:25 WIB

Asah Bakat Warga Binaan, Lapas Perempuan Tangerang Buka Salon

Ghani Nurcahyadi | Megapolitan
Asah Bakat Warga Binaan, Lapas Perempuan Tangerang Buka Salon

Dok. Lapas Perempuan Tangerang
Salon La Puan di Lapas Perempuan Tangerang

 

WARGA binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tangerang kini bisa menyalurkan bakatnya lewat Salon La Puan yang diresmikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten Imam Suyudi, Kamis (14/11).

Salon La Puan menyediakan ahli kecantikan kulit, tata rias, dan terapis yang tersertifikasi. Semuanya adalah warga binaan Lapas Perempuan yang telah lulus uji kompetensi pada Juni 2019.

Bukan hanya salon, sebuah unit usaha penatu atau laundry juga dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar Lapas.

"Petugas kami sudah melakukan assessment (uji kompetensi) berdasarkan kategori hukuman berat sampai ringan. Ada penilaian dalam pembinaan kepribadian, pembinaan keterampilan dan terakhir mereka sudah dipercaya berada di lingkungan masyarakat," ujar Iman Suyudi dalam keterangan tertulisnya.

Seremoni peluncuran salon dan usaha penatu ini juga dibarengi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang dengan PT Surya Mandiri Jaya (Yukata Peduli), Rumah Berbagi, dan LPK Puspa Antariksa sebagai pengelola kegiatan operasional.

Baca juga : Lapas Anak Tangerang Sediakan Fasilitas untuk Disabilitas

Hadir dalam acara, Direktur Yukata Peduli Okan Kornelius sebagai stake holder yang akan mengirimkan instruktur dan bahan baku untuk pelatihan keterampilan menjahit.

"Kami sedikit-sedikit sudah melatih mereka menggunakan produk kami contohnya bantal yang tinggal mereka jahit. Semoga training ini jadi modal warga binaan saat terjun di masyarakat untuk berwirausaha," kata Okan.

Selanjutnya, Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Banten akan terus memantau unit usaha baru ini untuk dievaluasi. Tak menutup kemungkinan, bakal ada gebrakan lain selain salon dan usaha laundry untuk warga binaan Lapas Perempuan

Hal senada juga dikatakan oleh Kepala LPP Kelas IIA Tangerang Herlin Candrawati yang optimistis pada daya saing Salon La Puan. Apalagi, warga binaan yang bekerja di salon tersebut telah tersertifikasi keahliannya.

"Bedanya jelas. Warga binaan di sini sudah mempunyai keterampilan. Kalau selama ini ada penilaian masyarakat yang negatif, kami bisa buktikan bahwa mereka juga mampu. Apalagi harganya juga bersaing," tukas Herlin.

Selama masa promosi, baik salon kecantikan maupun laundry akan memberikan pelayanan secara gratis kepada pelanggan selama dua hari ke depan. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More