Kamis 14 November 2019, 23:15 WIB

TK ABA Raih Rekor Cap Tangan di Atas Kain Terpanjang

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
TK ABA Raih Rekor Cap Tangan di Atas Kain Terpanjang

Dok. TK ABA
Cap tangan (hand printing) terpanjang darri TK ABA yang mendapatkan rekor MURI

 

TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) lewat rekor cap tangan (hand printing) di atas kain terpanjang di Indonesia. Hand printing itu dicetak di kain sepanjang. 9.435 meter,

Asisten Operasional MURI ndre Purwandono mengatakan, TK ABA mengalahkan rekor sebelumnya yang sebelumnya tercatat di MURI. Andre menjelaskan, cap tangan di atas kain yang dilakukan TK ABA kali ini adalah yang terpanjang di Indonesia.

“Kami telah mencatat kain panjang dikegiatan Hand Printing itu panjangnya 9.435 meter. Jadi MURI dapat mensahkan dan bisa masuk dalam rekor MURI,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/11).

Ketua PP Asisyiyah Masyithoh Chusnan mengatakan, kegiatan itu diadakan dalam rangka mengenang dan memperingati 100 tahun TK ABA. Dan hand printing merupakan kegiatan anak-anak TK Aisyiyah yang mewakili TK ABA seluruh Indonesia yang a?an tercatat sebagai rekor MURI dengan kain terpanjang 9.435 meter.

Baca juga : Kolaborasi Erigo x Thanksinsomnia Diganjar Rekor MURI

“Ini menunjukan keberadaan dan jumlah Paud Aisyiyah terwakili di 34 propinsi dengan tujuan memberikan apresiasi atau penghargaan sebagai ungkap rasa syukur dan penghormatan karena sudah eksis selama 100 tahun,” ungkapnya.

Kegiatan cap tangan, kata mantan rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta itu, mempunyai.sebuah filosofi pendidikan anak usia dini. Pasalnya, anak-anak ini memperoleh stimulasi dari kegiatan bermain serta melakukan cap tangan secara natura dengan pendampingan dan pijakan dari guru.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan gerakan stimulasi motorik halus di TK dalam kurun waktu tertentu yang pernah ada di Indonesia,” jelasnya.

Kegiatan hand printing dilakukan anak-anak TK ABA dengan tangan mereka memegang cat warna warni dengan membuat keputusan memilih warna yang dipilih serta merasakan texture cat ditangan sampai pada akhirnya mencap tangannya pada bentangan kain panjang sebagai medianya.

“Tangan memainkan peran vital dalam interaksi sosial dan juga dalam setiap aktivitas individu. Oleh karenanya, kreativitas dan inovasi lahir dari tangan-tangan terampil dan terlatih,” tandasnya. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More