Jumat 15 November 2019, 01:40 WIB

Persija Siasati Jadwal Padat

(Faj/Medcom.id/R-2) | Sepak Bola
Persija Siasati Jadwal Padat

ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/foc.
EDSON TAVARES PELATIH BARU PERSIJA

 

JADWAL padat bukan alasan bagi 'Macan Kemayoran' Persija untuk berhenti menangguk poin penuh. Pelatih Edson Tavares menargetkan anak asuhnya kembali menang saat menjamu Persela Lamongan pada lanjutan Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, hari ini pukul 15.30 WIB.

Tavares mengakui laga tidak bakal mudah karena itu pertandingan keempat Persija dalam rentang 11 hari. Namun, poin penuh dibutuhkan untuk mendongkrak posisi 'Macan Kemayoran' di papan klasemen. Saat ini, Marko Simic dan kawan-kawan berada di peringkat ke-12 klasemen sementara.

"Sebelumnya saya selalu berbicara bahwa Persija memiliki delapan pertandingan dalam satu bulan. Saya berharap seluruh pemain dapat menampilkan permainan yang terbaik di pertandingan kandang walaupun jadwal cukup padat," ujar Tavares pada konferensi pers jelang laga, kemarin.

Tavares mengatakan dirinya akan merotasi skuad untuk menyiasati padatnya jadwal pada bulan ini. Tavares memberi sinyal bergantian memasang Ismed Sofyan dengan Novri Setiawan di bek kanan. Di lini tengah, Sandi Sute mungkin diistirahatkan. "Rotasi selalu kami lakukan. Namun, memang ada beberapa pemain yang tetap bermain," ungkap pelatih asal Brasil itu.

Pada laga yang berlangsung kemarin, Persebaya Surabaya akhirnya meraih kemenangan. Itu dibuktikan ketika mereka mengalahkan PSM Makassar 3-2 di Stadion Batakan, Balipapan, kemarin. Kemenangan pertama itu diraih setelah tujuh laga tidak pernah menuai angka penuh.

Dari tiga gol itu, sepasang gol kemenangan Persebaya dicetak David Silva (26', 51') dan satu sisanya lahir dari tendangan penalti Diogo Campos (68'). PSM yang memberikan perlawanan ketat mencetak gol lewat aksi Rizky Pellu (39') dan Amido Balde (80'). (Faj/Medcom.id/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More