Jumat 15 November 2019, 01:00 WIB

70 Tahun Hubungan RI-Australia Diperingati

(Uca/X-11) | Internasional
70 Tahun Hubungan RI-Australia Diperingati

MI/melalusa
Peringati 70 Tahun Hubungan Diplomatik dengan Indonesia, KedubesAustralia Luncurkan Pameran Sejarah : Gary Quinlan (kiri)

 

DUTA Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan, meluncurkan program Australia Connect di Museum Nasional Jakarta. Australia Connect yang merupakan rangkaian program meliputi berbagai sektor kreatif Australia dibuka dengan peluncuran pameran sejarah yang menceritakan dukungan Australia untuk kemerdekaan Indonesia. Acara ini merupakan rangkaian perayaan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Australia.

"27 Desember 2019 merupakan peringatan ke-70 hubung-an diplomatik antara Australia dan lndonesia, tetapi dukungan kami untuk pembentukan Republik lndonesia datang sebelum pengakuan resmi atas kedaulatan lndonesia," terang Quinlan saat membuka pameran di Museum Nasional Jakarta, Rabu (13/11).

Pameran yang bertajuk Two Nations: a Friendship is Born dikurasi Australian National Maritime Museum. Adapun Direktur Australian National Maritime Museum Kevin Sumption menjelaskan bahwa hubungan erat antara Australia dan Indonesia sebagai negara tetangga telah terjalin sejak lama.

Jauh sebelum Indonesia merdeka, sambung Kevin, Indonesia telah menjalin relasi kemaritiman dengan Australia. Saat itu pelaut-pelaut dari Sulawesi telah melancong hingga ke daratan utara Australia.

Kevin menceritakan pada 1940-an, Australia kemudian menjadi pendukung kuat bagi berdirinya Indonesia sebagai sebuah negara.

Australia, jelas Kevin, kemudian mewakili Indonesia melobi di Dewan Keamanan PBB, memboikot kapal-kapal Belanda, hingga dukungan kuat dari masyarakat Australia sendiri untuk kemerdekaan Indonesia.

"Hubungan Australia-Indonesia sangatlah erat, sejarah ini belum terungkapkan dengan baik selama ini,'' jelas Kevin.

Pameran perayaan 70 tahun hubungan persahabatan Australia-Indonesia di Museum Nasional Jakarta terbuka untuk umum dan akan berlangsung hingga 14 Desember mendatang. Pameran serupa juga akan diadakan di kota-kota besar lainnya, yakni Surabaya, Makassar, dan Denpasar.

Tak hanya itu, Australia Connect juga akan menghelat serangkaian acara menarik lainnya mulai dari sektor musik, film, hingga kuliner Australia yang akan berlangsung hingga pertengahan tahun depan.

Australia Connect akan memperdalam ikatan budaya antara Australia dan lndonesia, menyoroti sejarah dan budaya penduduk asli Australia, serta multikulturalisme dan keanekaragaman Australia. (Uca/X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More