Kamis 14 November 2019, 23:20 WIB

Tujuh Aliran Diduga Sesat

(Gan/J-2) | Megapolitan
Tujuh Aliran Diduga Sesat

(Antara)
Pengumuman aliran sesat di Kabupaten Bekasi.

 

Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Korpekam) Kabupaten Bekasi mencatat 13 aliran baru bermunculan di wilayah setempat.

"Hasil identifikasi kami, terdapat 13 aliran kepercayaan yang tumbuh di Kabupaten Bekasi. Dari semuanya, hanya tujuh yang dinilai aliran sesat," kata Ketua Tim Korpekam yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Raden Rara Mahayu Dian Suryandari, kemarin.

Aliran baru yang dimaksud ialah Kutub Robani, Al Qur'an Suci, Amanat Keagungan Ilahi, Wahabi, Ahmadiyah, Syi'ah. Lalu yang dinyatakan sesat ialah Millah Ibrahim, Hidup di Balik Hidup, Surga Eden, Islam Jamaah, Agama Samalullah atau Lia Eden, Al Qiyadah Al Islamiyah, dan Jemaat Ahmadiyah.

Kapolres Metro Kabupaten Bekasi, Kombes Candra mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan preventif agar aliran yang diduga sesat tersebut tidak menyebar. "Kalau mereka sudah mulai menyebarkan secara masif, bisa (dipidana)," tandas Candra. "Karenanya Tokoh masyarakat setempat akan dilibatkan agar dialog dengan mereka bisa berjalan lancar," tukasnya. (Gan/J-2)

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Pembukaan Sekolah di Jakarta Tergantung Perkembangan Kasus

👤Putri Anisa Yuliani/Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 21:06 WIB
DKI menyebut berbagai persiapan dari sisi ketentuan prasarana dan sarananya sedang...
AFP

Kasus Baru Positif Korona di Jakarta Bertambah 1.015 Orang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 21:00 WIB
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 63 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.559...
Antara/Akbar Nugroho

DPRD DKI Prediksi Ekonomi Jakarta Membaik di 2021

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 20:43 WIB
Bangkitnya sektor pariwisata bisa meningkatkan pertumbuhan pajak hotel dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya