Kamis 14 November 2019, 20:10 WIB

Peras Karyawan SPBU, Dua Polisi Gadungan Ditangkap

Peras Karyawan SPBU, Dua Polisi Gadungan Ditangkap

Ilustrasi
Ilustrasi

 

DUA polisi gadungan berinisial RD dan JL, ditangkap Satreskrim Polres Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), setelah kedapatan memeras karyawan/manajemen salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di daerah itu.    

Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Rudi Purwanto mengatakan, kedua pemuda berlatar belakang pengangguran ini ditangkap setelah pihaknya mendapat laporan dari korban Rambang Sandi Wahyudi, pegawai SPBU Lembupeteng yang mengaku telah diperas uang sebesar Rp5 juta telah diserahkan senilai Rp3 juta.

''(Keduanya) kami tangkap di dua tempat berbeda pascakejadian (pemerasan),'' kata Kompol Rudi Purwanto.

Tidak ada perlawanan saat operasi penangkapan dilakukan terhadap dua polisi gadungan tersebut. RD ditangkap lebih dulu di Kecamatan Kalidawir sementara JL ditangkap di wilayah dalam kota.

Pemuda asal Gendingan, Kecamatan Pakel, Tulungagung (RD) serta dari daerah Bangsal, Kecamatan Pesantren Kota, Kediri itu ditengarai kerap melakukan pemerasan dengan modus menyamar sebagai polisi, LSM ataupun wartawan.

Seperti kronologi aksi mereka terakhir dengan memerankan diri seolah dari Kepolisian Daerah Jatim untuk memeras karyawan SPBU di Tulungagung dalih menjual BBM subsidi tidak sesuai ketentuan.

''Tersangka JL ini berperan seolah melakukan temuan lapangan di lokasi (SPBU) sasaran lalu menelepon RD seolah sedang melapor komandannya di Polda Jatim untuk tujuan menakut-nakuti korban,'' katanya.    

Sedangkan RD selaku eksekutor mengancam akan memerkarakan SPBU yang diindikasikan menjual BBM subsidi tidak sesuai aturan itu, kecuali memberikan sejumlah uang untuk ''damai''. Uang damai yang diminta sebesar Rp5 juta. Kalau tidak dibayar maka pelaku ini mengancam korbannya akan dipolisikan.   

''Informasinya dia sudah beraksi beberapa lokasi. Tapi sementara ini satu lokasi saja. Mungkin informasi tersebut akan kita kata Kapolsek Rudi.

Atas aksi pidananya itu, kedua tersangka kini dijerat 368 KUHP tentang Pemerasan dengan ancaman hukuman maksimal semban tahun penjara. (OL-11)

Baca Juga

ANTARA

Dirut Perusahaan Swasta Dicecar Penyerahan Uang Kasus PT DI

👤Antara 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 09:17 WIB
Penyidik mengonfirmasi keterangan saksi terkait dengan dugaan adanya penyerahan uang dari mitra penjualan kepada pihak pemilik proyek...
ANTARA/MUHAMMAD IQBAL

Nasabah Wanartha Minta Perlindungan Presiden

👤Cah/P-2 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 07:33 WIB
Heru Hidayat yang merupakan tahanan Kejaksaan Agung menjalani pemeriksaan lanjutan di KPK dalam kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan...
MI/M IRFAN

Beleid Proteksi Data Dibahas seusai Reses

👤Uta/P-2 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 07:27 WIB
Terbaru ialah data daftar pemilih KPU hingga data pasien covid-19. Oleh karena itu, penting bagi DPR untuk bisa segera menyelesaikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya