Kamis 14 November 2019, 19:35 WIB

Kemenpora Pastikan Sisa Dana Pelatnas Segera Cair

Despian Nurhidayat | Olahraga
Kemenpora Pastikan Sisa Dana Pelatnas Segera Cair

Istimewa/Kemenpora
Jumpa pers tentang SEA Games 2019 di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (14/11).

MENGHADAPI perhelatan olahraga terbesar se-Asia Tenggara, SEA Games 2019, beberapa cabang olahraga banyak yang mengeluhkan mengenai proses pencairan dana pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional). Dengan terlambat dana pelatna, Bahkan, para atlet maupun ofisial belum mendapatkan uang saku.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto mengatakan bahwa pencairan dana pelatnas disebabkan keterlambatan cabor dalam pengiriman proposal pengajuan dana pelatnas.

Dia mengakui bahwa dana untuk pelatnas memang sangat terbatas, apalagi dengan adanya pembagian kluster. Dengan minimnya dana tersebut, Gatot mengatakan bahwa seharusnya cabor berhati-hati dalam menggunakan dana anggaran.

"Saat ini proses penambahan anggaran masih berlangsung. Sebelumnya, cabor telat kirim proposal dan harusnya mereka berhati-hati mengingat anggaran yang terbatas," ungkap Gatot kepada Media Indonesia, Kamis (14/11).

Lebih lanjut, Gatot juga menambahkan bahwa beberapa cabor kini sudah mendapatkan tambahan dana anggaran. Cabor tersebut ialah PBWI (Pengurus Besar Wushu Indonesia), Porserosi (Persatuan Olahraha Sepatu Roda Seluruh Indonesia), Persani (Persatuan Senam Indonesia), dan ABTI (Asosiasi Bola Tangan Indonesia).

Untuk cabor-cabor lain, Gatot mengatakan bahwa saat ini proses pencairan pun tengah di lakukan. Dia mengatakan bahwa cabor tidak perlu merisaukan permasalahan dana lagi.

"Sudah banyak yang cair, saat ini juga ada yang sudah dalam tahap proses pencairan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara). Berarti tinggal tunggu cair saja," pungkas Gatot. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More