Kamis 14 November 2019, 16:50 WIB

Anies Sanjung Gaya Politik PKS dan NasDem

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Anies Sanjung Gaya Politik PKS dan NasDem

MI/Putri Anisa Yuliani
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menyanjung upaya merajut persatuan yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai NasDem. Meskipun berbeda pandangan politik, kedua partai menunjukkan hubungan yang harmonis dan dapat memupuk energi persatuan bangsa.

"PKS sekarang memainkan peran yang cukup penting dalam menjaga persatuan dan akhir-akhir ini lagi musim pelukan ya, nampaknya simbolik tapi bila di puncak terjalin hubungan maka bisa InsyaAllah sampai ke bawahnya perasaan kebersamaan terjaga," kata Anies saat memberikan kata sambutan pada rapat koordinasi nasional (Rakornas) PKS, di Jakarta, Kamis (14/11).

Menurut dia, pimpinan PKS yang beberapa waktu lalu menerima kunjungan elite Partai NasDem, contoh langkah baik dalam merajut persatuan antar anak bangsa. Meskipun kebijakan politik masing-masing partai berbeda namun masih mendapatkan cara untuk tetap bersatu dalam bingkai kepentingan bangsa.

Baca juga: Pelukan itu Kado Terindah untuk NasDem

Ia mengatakan kedewasaan politik para tokoh bangsa itu perlu menjadi tuntutan karena perdebatan yang tajam tentang prinsip dan buah pikiran tidak membuat terpecah namun bersatu membangun Indonesia.

"Menarik mereka bisa duduk bersama, mereka bisa menjaga perasaan kebersamaan sebagai bangsa. Mudah-mudahan PKS bisa memainkan peran ini dengan sebaik-baiknya," terangnya.

Hal sama juga ia perjuangkan dalam menjalankan tugasnya sebagai gubernur. Caranya, membangun sarana transportasi umum terintegrasi. Ketika hal itu kembali menjadi pilihan masyarakat maka persatuan akan lebih kokoh di tingkat akar rumput dan hal ini harus diperjuangkan.

"Maka kami mendorong alat transportasi tidak hanya sebagai alat pemindah badan namun sebagai alat untuk merajut perasaan persatuan. Kita sering tidak memikirkan di kendaraan umum, kedudukan tidak menentukan tempat duduk dan di sana ada kesetaraan juga, di halte yang sama di tempat yang sama," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Dok.MI

Polri Usut Kasus Video Tik-tok Hina Jokowi dan Puan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 24 November 2020, 21:01 WIB
Video yang diunggah akun TikTok @acygacalfarucha, menyebut Jokowi dan Puan adalah keturunan...
MI/CAHYA MULYANA

Rakyat Majemuk Jadikan Indonesia Pilih Demokrasi

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 24 November 2020, 20:45 WIB
Demokrasi sering menghadapkan dua hal yang sama-sama diperlukan tetapi...
Puspenkum Kejagung

Jaksa Agung: Berikan Efek Jera di Sektor Ekonomi Pelaku Korupsi

👤Golda Eksa 🕔Selasa 24 November 2020, 20:08 WIB
Aparat penegak hukum (APH) sejatinya mulai menyesuaikan orientasi penegakan hukum yang selama ini...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya