Kamis 14 November 2019, 16:35 WIB

Golkar Kedepankan Musyawarah Mufakat

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Golkar Kedepankan Musyawarah Mufakat

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto

 

PARTAI Golkar akan mengutamakan musyawarah mufakat dalam memilih calon ketua umum partai berlambang pohon beringin tersebut. Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto saat membuka acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (14/11).

"Besar harapan saya Munas adalah demokratis dengan musyawarah mufakat," kata Airlangga.

Airlangga melanjutkan Golkar akan mengambil keputusan penting dalam Rapimnas terkait pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas). Dirinya berharap momentum semangat persatuan dan persahabatan berlangsung dalam Rapimnas hingga pelaksanaan Munas mendatang.

"Munas Golkar, Munas kita bersama. Karena partai kita sangat disegani oleh partai-partai lain," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga mengingatkan Golkar memiliki posisi yang penting dan strategis dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Untuk itu penting bagi Golkar agar tidak terpecah belah hanya karena perbedaan pandangan dan pilihan yang ada saat pelaksanaan Munas.

"Posisi kita di pemerintahan strategis. Pak Jokowi bilang Golkar miliki peran penting. Jika Golkar goyah maka pemerintah juga goyah, begitu juga sebaliknya," ungkapnya.

Airlangga mengajak seluruh kader Golkar yang hadir dalam Munas untuk kembali merebut kejayaan Golkar sebagai partai politik (parpol) terbesar di Indonesia. Airlangga mengarahkan agar Golkar mampu meraih sebanyak mungkin kemenangan dalam pelaksaan pemilihan kepala daerah (Pilkada).

"Golkar memberi prioritas kepada ketua DPD tingkat I dan II yang punya elektabilitas tinggi untuk diusung di pilkada 2020. Kita tidak akan memberatkan kader sendiri, apalagi dengan mahar," tuturnya.

Baca juga: Musdalub Partai Golkar DIY Menguat

Airlangga juga menyebut Golkar memiliki kaum muda yang berperan penting di tubuh partai. Golkar mengedepankan kebijakan yang berorientasi kepada kepentingan kaum muda. Airlangga juga dengan bangga menyebut Golkar memiliki 10 anggota DPR termuda.

"Untuk mencetak kader sesuai dengan apa yang diharapkan senior. Golkar akan siapkan Golkar academy. Kita bertekad kekuatan Partai Golkar harus menyesuaikan dan menyukseskan pemerintahan Jokowi. Situasi ke depan tidak mudah. Kita harus terus mengawal sehingga Jokowi 5 tahun ke depan sukses," paparnya.

Sejumlah pengurus dan kader Golkar nampak lengkap menghadiri Rapimnas jelang pelaksanaan Munas. Seperti, Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tanjung, Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Pakar Agung Laksono, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, politikus Golkar Azis Syamsudin hingga Wakorbid Pratama DPP Golkar yang saat inin menjabat sebagai Ketua MPR Bambang Soesatyo.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More