Kamis 14 November 2019, 13:55 WIB

Plt Kadisdikbud Cianjur Ngaku Dilamar Gerindra Untuk Pilkada 2020

Benny Bastiandy, Budi Kansil | Nusantara
Plt Kadisdikbud Cianjur Ngaku Dilamar Gerindra Untuk Pilkada 2020

MI/Benny Bastiandy
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Oting Zaenal Muttaqien

 

PELAKSANA Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Oting Zaenal Muttaqien mengaku mulai didekati sejumlah partai politik menjelang Pilkada 2020. Satu di antara parpol yang cukup intensif berkomunikasi yakni Gerindra.

"Kalau saya tergantung yang minta. Kalau saya diminta masyarakat, pasti maju. Kalau enggak (diminta) lebih baik jangan," kata Oting, Kamis (14/11/2019).

Oting mengaku selama ini dirinya bersikap pasif. Artinya, ia tak terlalu ambisius mencalonkan diri pada Pilkada 2020 nanti. Hanya, ia kedatangan pengurus DPC Gerindra Kabupaten Cianjur sambil membawa formulir pendaftaran.

"Saya tidak pernah datang ke Gerindra (mendaftar). Ada yang ngasih formulir ke saya," ucapnya.

Oting mengaku tak serta-merta langsung mengisi formulir pendaftaran itu. Mantan Sekda Kabupaten Cianjur itu mengaku dirinya tak mau terburu-buru memutuskan sesuatu hal.

"Kalau formulirnya saya terima. Tapi saya perlu istikharah dulu. Perlu berkomunikasi dengan istri dan tiga anak saya," jelasnya.

Jadi, lanjut Oting, sampai sekarang dirinya belum mengembalikan berkas formulir pendaftaran ke Partai Gerindra. Ia menuturkan parpol yang mendekatinya bukan hanya Gerindra. Sejumlah parpol lain menggadang-gadang dirinya maju pada pesta demokrasi nanti.

"Ada lah parpol lain yang datang ke saya. Kalau saya mah mau istikharah dulu. Kan ini perlu untuk meyakinkan saya, bermanfaat atau tidak untuk
masyarakat," tegasnya.

Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah, mengatakan sesuai tahapan dan jadwal, pendaftaran bakal pasangan calon yang diusung parpol mulai dibuka sekitar Juni 2020. Sebelumnya, KPU akan menerima berkas syarat dukungan minimal bakal calon perseorangan pada 11 Desember 2019.

"Bentuk verifikasi untuk pasangan calon perseorangan berupa administrasi dan faktual. Kalau untuk verifikasi faktual nanti harus terbentuk dulu ad hoc yakni PPK dan PPS," jelas Selly.

baca juga: Delapan Daerah di Jabar Rawan Sengketa Pilkada

Pilkada serentak bakal digelar September 2020. KPU Kabupaten Cianjur saat ini sedang mempersiapkan berbagai hal berkaitan dengan jadwal dan tahapan.

"Untuk awal-awal, tentu kita sosialisasikan dulu soal calon perseorangan, termasuk mempersiapkan pembentukan pokja," tandasnya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More