Kamis 14 November 2019, 13:03 WIB

NasDem Bangka Barat Serahkan 7 Calon Kepala Daerah ke DPP

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
NasDem Bangka Barat Serahkan 7 Calon Kepala Daerah ke DPP

MI/Pius Erlangga
DPD NasDem Bangka Barat telah mengirimkan tujuh calon kepala daerah ke DPP untuk diseleksi.

 

DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem akan menyampaikan tujuh nama calon kepala darerah dan calon wakil kepala daerah ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat) untuk mengikuti Pilkada Bangka Barat 2020 mendatang.

"Kami sudah melewati dua fase pertama pendaftaran. Ada tujuh calon yang mendaftar, lima di antaranya eksternal, dan dua internal," kata Ketua DPD Partai NasDem Bangka Barat, Riandi, Kamis (14/11/2019).

Riandi menegaskan semua nama bakal calon untuk Pilkada Bangka Barat 2020 tidak ada yang diprioritaskan. Semua calon mendapatkan hak dan perlakuan yang sama.

"Fase kedua melakukan pemaparan visi misi di DPW. Pada saat pemaparan visi misi kemarin sudah disampaikan semuanya. Masing-masing calon sudah menyampaikan visi misi untuk Bangka Barat ke depan," tutur Riandi.

Menurutnya, dalam pemaparan visi misi hanya empat orang yang hadir yakni Ir Noviar Ishak, Johan Pigario, Mansah dan H Sukirman. Sedangkan yang tidak hadir dalam pemaparan visi misi di DPW (Dewan Pimpinan wilayah) Bangka Belitung yaitu Ketua Gerindra Bangka Barat, Safri dan Ketua PAN Bangka Barat, Dafitri serta Hendra. Ia belum bisa memastikan partainya dalam Pilkada Bangka Barat 2020 kali ini bakal menjadi pemain atau hanya sekedar mendukung.

"Harapannya tetap untuk memenangkan Pilkada, belum tahu bakal jadi pemain atau pendukung. Siapa pun yang diusung harus mampu membawa arus restorasi perubahan di Bangka Barat," harap Riandi.

baca juga: Petani Priangan Timur Mulai Tanam Padi

Riandi menyebutkan ketujuh nama ini tetap diusulkan ke DPP baik yang hadir dalam penyampaian visi misi maupun yang tidak hadir.

"Banyak pola yang diukur dan dinilai bukan popularitas tapi kapasitas dan elektabilitas yang dinilai juga, kader akan mencari figur yang mampu membawa arus perubahan hasilnya untuk masyarakat untuk daerah," ucap Riandi.(OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More