Kamis 14 November 2019, 10:19 WIB

Cari Solar, Truk-Truk Harus Antri Hingga 10 Jam

Kristiadi | Nusantara
Cari Solar, Truk-Truk Harus Antri Hingga 10 Jam

Mi/Kristiadi
Antrian truk untuk mendapatkan solar di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tasikmalaya, Kamis (14/11/2019).

 

PARA pemilik kendaraan yang menggunakan BBM solar mengeluhkan terjadinya kelangkaan di SPBU wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Akibat kelangkaan tersebut, banyak tru angkutan barat harus rela antri cukup panjang di SPBU berjam-jam.

Salah seorang pengemudi truk barang, Ganda, 53 warga Kota Tasikmalaya mengatakan kelangkaan bahan bakar minyak jenis solar di setiap SPBU sudah berlangsung 4 hari. Akibatnya pengemudi harus menunggu 10 jam untuk mendapatkan solar. Beberapa supir lain banyak berkeliling mencari solar ke wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Banjar dan Pangandaran namun hasilnya nihil.

"Banyak pengemudi truk mengeluhkan adanya batasan dalam pembelian solar subsidi dari SPBU yang biasanya membeli Rp300 ribu dan Rp200 ribu kini menjadi Rp150 ribu. Kami juga harus menunggu antrian cukup lama," kata Ganda, Kamis (14/11/2019).

Sementara itu, petugas SPBU 34-46124 Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tasikmalaya, Cucu, 42 mengatakan kelangkaan solar sudah terjadi sejak beberapa hari disebabkan kurang pasokan pengiriman dari Pertamina. Pengiriman solar yang biasa dikirim 16.000 kilo liter perhari, tapi sekarang dibatasi 8.000 kilo liter per hari atau satu truk.
 
"Banyak kendaraan pengguna solar selama ini tidak terlayani karena pasokan dibatasi dari PT Pertamina yang menyebabkan para pemilik truk harus kembali pulang. Namun, di setiap SPBU telah disiapkan Pertamina Dex, tetapi sopir truk keberatan dengan harga Dex yang tak sebanding," ujarnya.
 
Sementara, Unit Manager Communication dan Relations Pertamina MOR III, Dewi Sri Utami mengatakan, Pertamina telah melakukan penyaluran solar sesuai dengan kuota yang diatur oleh Badan Pengatur Hilir Migas.  Sampai Oktober 2019 distribusi solar bersubsidi di wilayah Priangan Timur telah over kuota dari total kuota yang dicanangkan. Namun Pertamina lebih menganjurkan agar truk-truk menggunakan bahan bakar solar Dex.

baca juga: Kementerian PU-Pera Tuntaskan Rekonstruksi Pasar Wouma di Wamena

"Bagi masyarakat sebagai pengguna bahan bakar diesel, Pertamina menyediakan varian BBM alternatif untuk kendaraan yakni Dexlite dan Pertamina Dex yang tersedia di setiap SPBU. Kedua bahan bakar memiliki kualitas lebih baik, dan di Priangan Timur terdapat 66 SPBU outlet Dexlite, 30 SPBU outlet Pertamina Dex, salah satunya di SPBU 3446103 Jalan RE Martadinata, Cipedes Kota Tasikmalaya serta di Ciamis," saran Dewi Sri Utami. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More