Kamis 14 November 2019, 12:30 WIB

E-Rekap Buka Jalan Menuju e-Voting

Ilham Pratama | Politik dan Hukum
E-Rekap Buka Jalan Menuju e-Voting

ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Pemilih mengamati foto calon kepala desa pada layar komputer saat melakukan Pilkades sistem e-voting di Kantor Desa Bendosari, Boyolali.

 

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) berencana menggunakan e-Rekap pada Pilkada Serentak 2020. Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ikrama Masloman, menyebut e-Rekap akan membuka jalan menuju pemungutan suara secara elektronik atau e-Voting.

"Karena e-Rekap ini mungkin adalah transisi menuju elektronik vote," kata Ikrama di Jakarta, Rabu (13/11).

Keyakinan Ikrama muncul karena e-Rekap sangat bergantung pada sistem elektronik. Seluruh pendataan hingga pemungutan suara sejatinya bisa dilakukan secara digital.

"Tinggal membuat data C1 di-upload secara cepat, kemudian alurnya seperti apa, Sehingga memastikan semua proses pemilihan berjalan lancar," ungkap Ikrama.

Baca juga: Pilkada Lewat DPRD Dinilai Merugikan

Dia juga merasa kemampuan digital masyarakat Indonesia juga telah mempuni. Kualitas internet di Indonesia dinilainya juga telah baik.

"Saya pikir kalau secara sistem, dengan kemampuan bandwidth di Indonesia yang begitu bagus, kendala sistem untuk menerima data itu nggak terlalu sulit," jelasnya.

Nantinya, KPU tinggal berkoordinasi dan menyusun regulasi-regulasi bersama Kementerian tentang keamanan data. Guna menjamin data pemilih benar-benar aman.

"Karena ini menyangkut judulnya elektronik. Dan elektronik ini kan juga banyak yang bisa mengakses. Acaman keamanan siber ini yang juga bisa saja dapat mengganggu prosesi e-Rekap ataupun kepercayaan publik yang ada ketakutan," pungkas dia. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More