Kamis 14 November 2019, 03:40 WIB

Perang Saudara di Sektor Ganda Putra

Despian Nurhidayat | Olahraga
Perang Saudara di Sektor Ganda Putra

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kanan) dan Hendra Setiawan

SATU tiket perempat final Hong Kong Terbuka 2019 dipastikan didapat Indonesia dari nomor ganda putra setelah dua wakilnya harus berjumpa di babak kedua hari ini. Kedua wakil itu ialah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso.

Ahsan/Hendra lolos ke babak kedua setelah menaklukkan wakil tuan rumah, Lam Wai Lok/Li Kuen Hon, dengan skor 21-11 dan 21-14, kemarin. Sementara itu, Wahyu/Ade lebih dulu memetik kemenangan dalam laga yang ketat menghadapi pasangan Jepang, Akira Koga/Taichi Saito dengan skor 6-21, 21-19, dan 21-19.

Menanggapi pertemuan dengan the Daddies, julukan Ahsan/Hendra, hari ini, Wahyu/Ade mengatakan bahwa mereka sudah saling mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sementara itu, Ahsan/Hendra unggul 3-0 dalam catatan rekor pertemuan dengan Wahyu/Ade.

"Pertemuan terakhir cukup ramai, kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Ahsan/Hendra bukan sekadar banyak pengalaman, kualitas permainan mereka memang lebih baik. Kami harus lebih siap dan coba lebih nekat saja di lapangan," pungkas Wahyu.

Dari sektor ganda putra, Indonesia memiliki peluang yang cukup besar untuk meraih gelar juara. Meski harus kehilangan satu wakil karena Ahsan/Hendra ditantang Wahyu/Ade, Indonesia masih memiliki Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang juga lolos dari babak pertama.

Selain dari ganda putra, Indonesia juga punya Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang berjuang di sektor tunggal putra. Kemudian, juga ada dua wakil ganda campuran, yakni Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Untuk tunggal putri dan ganda putri, tiap-tiap di sektor itu hanya bisa mengandalkan satu wakil. Ruselli Hartawan hari ini akan berjuang sendiri di nomor tunggal putri. Begitu juga dengan Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah di nomor ganda putri.

Pulang lebih awal

Ketut/Oktaviani harus tampil sendiri hari ini karena rekan mereka, yaitu Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto tidak mampu merebut kemenangan meski sempat menang di gim pertama dari wakil Korea Selatan Chang Ye Na/Kim Hye Rin. Siti/Ribka pun tersingkir karena kalah 21-19, 12-21, dan 13-21.

Di gim pertama, Fadia/Ribka memang bisa mengontrol jalannya permainan. Namun, di gim kedua dan bahkan ketiga, Fadia/Ribka tak dapat keluar dari tekanan dan pola main lawan. Fadia/Ribka mengaku tak puas dengan penampilan mereka, dan menegaskan ada beberapa hal terkait dengan teknis dan nonteknis yang harus dibenahi.

Selain Siti/Ribka yang juga harus angkat koper lebih awal, ialah pasangan Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris. Mereka dipulangkan ganda putri Jepang Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata dengan skor 10-21 dan 13-21. (BadmintonIndonesia/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More