Rabu 13 November 2019, 20:30 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Ledakan Bom di Mapolrestabes Medan

Yoseph Pencawan | Nusantara
Polisi Ungkap Kronologi Ledakan Bom di Mapolrestabes Medan

ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto.

 

DARI hasil pengusutan sementara, pihak kepolisian telah menghimpun kronologi peledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan yang terjadi pada pukul 08.45 WIB, Rabu (13/11).

Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, mengungkapkan, bom meledak di depan halaman Kantor Bagian Operasi (Bagops) Polrestabes Medan.

"Tindakan ini diduga dilakukan oleh seorang laki-laki berpakaian jaket ojek online bernama Rabbial Muslim Nasution," katanya kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11) sore.

Dia memaparkan, pada sekitar pukul 08.15 WIB, personel piket penjagaan dari Sat Sabhara Polrestabes Medan, Bripda Christian Simanjuntak, melakukan pengaturan arus lalu lintas di depan Mapolrestabes dan bertemu dengan pelaku yang hendak masuk ke dalam.

Bripda Christian meminta pelaku membuka sebo dan jaket dan kemudian melakukan pemeriksaan. Christian memeriksa badan dan tas ransel pelaku, tetapi tidak ditemukan benda yang mencurigakan.

Lalu Christian bertanya kepada pelaku tujuan datang ke Mapolrestabes dan dijawab mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) untuk keperluan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pelaku pun membuka jaket dan sebo yang dikenakan untuk menutup kepala.

Sekitar 10 menit kemudian, saat Bripda Christian berada di dalam pos piket penjagaan piket, pelaku tersebut kembali dan kembali memakai sebonya.

Melihat hal itu, Christian bertanya kepada pelaku kenapa kembali lagi dan memintanya melepaskan sebo. Selanjutnya, pelaku membuka sebonya dan bergegas pergi meninggalkan pos piket penjagaan menuju loket pengurusan SKCK (arah Kantor Bagops).

Sekitar lima menit kemudian, pelaku meledakkan dirinya di depan halaman Kantor Bagops Mapolrestabes Medan.


Baca juga: Pascaledakan Bom Medan, Penjagaan Polres Balikpapan Diperketat


Akibat ledakan tersebut, lanjut Mardiaz Kusin, terdapat enam orang korban mengalami luka-luka. Mereka ialah Kompol Abdul Mutolip, Kasi Propam Polrestabes Medan (luka tangan kanan robek) dan Kompol Sarponi, KasubBag Bin Ops Polrestabes Medan (luka robek bokong sebelah kanan).

Kemudian Aipda Deni Hamdani, Brigadir Si Propam Polrestabes Medan (luka-luka terkena serpihan dan Bripka Juli chandra, Brigadir Si Propam Polrestabes Medan (gangguan pendengaran sebelah kanan).

Lalu Ricard Purba, PHL Bag Ops (luka memar di wajah dan lengan) dan Ihsan Mulyadi Siregar, 27, seorang mahasiswa yang beralamat di Jl. Bakti Suka Dono, Dusun IV, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Sunggal (luka di pinggul sebelah kiri terkena serpihan).

"Saat ini para korban yang luka dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut dan terhadap pelaku dilakukan identifikasi, juga di RS Bhayangkara," imbuhnya.

Selain itu, korban luka juga terdapat empat unit kendaraan mengalami kerusakan. Yakni satu unit mobil Dinas KA Bag Ops (kaca pecah dan terkena serpihan), satu unit mobil pribadi KA Bag Ops (rusak) serta dua unit mobil truk dinas (kaca pecah dan terkena serpihan).

Lebih lanjut diungkapkan, dari hasil pemeriksaan tim Inafis di TKP ditemukan berbagai material yang diyakini terkait dengan ledakan. Berupa baterai 9 Volt, kepala baterai, dan sejumlah paku. Kemudian ditemukan juga potongan kabel, tombol switch off, potongan tubuh pelaku, serta pelat besi/metal yang dibalut kain sarung warna hijau liris-liris. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More