Rabu 13 November 2019, 19:55 WIB

Penabrak Pengguna Grabwheels Positif Konsumsi Alkohol

Antara | Megapolitan
Penabrak Pengguna Grabwheels Positif Konsumsi Alkohol

Antara
Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Fahri Siregar

 

PENYIDIK Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyebut penabrak enam pengguna skuter listrik milik Grabwheels di kawasan Senayan terpengaruh minuman keras beralkohol.

"Kalau dari hasil pemeriksaan alat tiup untuk mengetahui alkohol, memang dia meminum alhohol, dipengaruhi alhohol. Setelah dari suatu tempat, dia minum alkohol, terjadi kecelakaan lalu lintas," ujar Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Fahri Siregar di Polda Metro Jaya, Rabu (13/11).

Selain memeriksa konsumsi alkohol oleh pengemudi tersebut, polisi juga melakukan tes urine untuk mengetahui apakah pelaku juga mengonsumsi narkoba.

"Kalau dari hasil pemeriksaan urine, tidak dinyatakan positif narkoba," kata Fahri.

Penyidik Ditlantas Polda Metro Jaya hari ini telah menetapkan pengemudi berinisial DH sebagai tersangka.

Fahri mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal, DH terbukti bersalah sehingga membuat dua orang meninggal dan empat lain luka-luka. DH dijerat dengan Pasal 310 juncto Pasal 311 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Fahri mengatakan tersangka yang berinisial DH tersebut masih menjalani pemeriksaan dan belum ditahan.

Menurutnya bisa saja DH ditahan, namun hal itu adalah keputusan penyidik. "Saat ini kita masih dalam pemeriksaan. Kalau penahanan itu urusan penyidik, tapi kita sudah tetapkan sebagai tersangka hari ini," ujarnya.

Baca juga: Ini Kronologi Mobil Tabrak Pengguna Grabwheels di Senayan

Sebelumnya diberitakan, Ammar, 18, dan Wisnu, 18, tewas setelah tertabrak mobil Toyota Camry di sekitaran FX Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (10/11), saat menggunakan skuter listrik Grabwheels. (X-15)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More