Rabu 13 November 2019, 19:08 WIB

Pemerintah Siapkan Rp65 Miliar untuk Bonus Prestasi di SEA Games

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Pemerintah Siapkan Rp65 Miliar untuk Bonus Prestasi di SEA Games

MI/Andry Widiyanto
Pelatnas SEA

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menganggarkan bonus untuk atlet-atlet berprestasi di ajang SEA Games 2019 Filipina.

Hal itu dipastikan setelah Kemenpora menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR RI di Gedung DPR-MPR RI, Jakarta, Rabu (13/11).

Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mengatakan, pihaknya telah menganggarkan bonus dengan total Rp65 miliar.

Besaran bonus tersebut disediakan pemerintah berdasarkan target kontingen Indonesia di SEA Games 2019. Pemerintah sendiri menargetkan tim merah-putih untuk meraih 57 medali emas, 98 perak dan 134 perunggu.

Isnanta pun menegaskan bahwa bonus yang akan diberikan kepada atlet tak berbeda dengan SEA Games 2017 malaysia.

Baca juga : Pulang dari Uzbekistan, Kurash Siap Berlaga di SEA Games

"Dari anggaran yang sudah dialokasikan, apresiasi untuk bonus ini sebesar total kebutuhan yakni Rp65 miliar,” tutur Isnanta.

"Hal tersebut didasari dari pemikiran bahwa orientasi pembanguan olahraga Indonesia itu pada kasta tertinggi di Olimpiade dan kejuaraan dunia, minimal Asia," imbuhnya.

Isnanta berharap penghargaan ini menjadi stimulan yang sanggup mengiring atlet meraih prestasi terbaik di SEA Games maupun di ajang level Olimpiade.

Namun, Isnanta menjelaskan bahwa Kemenpora masih defisit anggaran bonus sekitar Rp10 miliar, dan masih mencari solusi guna memenuhi total anggaran bonus.

"Kami masih menyisakan kekurangan sekitar Rp10 miliar, kalau dihitung berdasarkan target. Karena dari target sebelumnya dengan terakhir ada kenaikan target. Sementara perencananan anggaran sudah satu tahun sebelumnya," tutur Isnanta. (ykb)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More