Rabu 13 November 2019, 18:40 WIB

Serangan Bom Bunuh Diri Medan Usai Penangkapan Teroris di Hutan

Rudi Kurniawansyah | Nusantara
Serangan Bom Bunuh Diri Medan Usai Penangkapan Teroris di Hutan

AFP
Pascapenyerangan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan

 

SERANGAN bom bunuh diri yang dilakukan terduga teroris di Polrestabes Medan, Sumatra Utara, pada pukul 8.45 WIB, Rabu (13/11), terjadi usai digelarnya operasi penangkapan sejumlah teroris oleh pasukan Detasemen Khusus 88 Antiteror pada akhir pekan lalu di Hutan Desa Kuapan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

Hutan itu diketahui telah dijadikan kamp pelatihan oleh para teroris.

"Iya ada penangkapan dan masih dalam pengembangan," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Komisaris Besar Pol Sunarto, di Pekanbaru, Rabu (13/11).

Namun, Sunarto enggan menjelaskan secara rinci operasi Densus 88 tersebut, termasuk berapa jumlah pasti teroris yang ditangkap saat itu. Dari informasi yang diperoleh, sedikitnya enam terduga teroris yang ditangkap termasuk seorang warga setempat berinisial Ed dengan barang bukti yang disita yaitu busur dan anak panah, pipa-pipa besi, buku-buku, dan lainnya.

Selain itu, Polda Riau juga memperketat pengamanan kantor polisi, rumah dinas, dan asrama setelah serangan bom bunuh diri yang menewaskan seorang terduga pelaku di Markas Polrestabes Medan.


Baca juga: Grab Langsung Berkoordinasi dengan Polisi Soal Bom Medan


"Memperketat pengamanan Mako, kantor polisi, rumah dinas, dan asrama," jelas Sunarto.

Sunarto juga mengimbau kepada seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan selama menjalankan tugas pengamanan. Personel juga harus saling mengawasi dan jangan sampai lengah terhadap segala kemungkinan.

"Peningkatan kewaspadaan diri personel Polri. Jangan sampai lengah dan harus saling mengawasi," ungkapnya.

Meski seluruh pengamanan dan kewaspadaan ditingkatkan, kegiatan pelayanan Polri kepada masyarakat tetap dilakukan sebagaimana biasanya. Termasuk pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Masyarakat juga diimbau tidak resah dan takut serta proaktif untuk melaporkan apabila melihat sesuatu yang mencurigakan," jelasnya.(OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More