Rabu 13 November 2019, 17:59 WIB

Mentan Syahrul Tekankan Kebijakan Strategis Pertanian

mediaindonesia.com | Ekonomi
Mentan Syahrul Tekankan Kebijakan Strategis Pertanian

DOK KEMENTAN
Mentan Syahrul berbicara dalam Rakornas di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

 

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia untuk mengoptimalkan sektor pertanian ke depan. Menurut dia, sektor pertanian merupakan sektor yang paling menjanjikan karena akses pasar yang sudah terbuka lebar.

"Bicara pertanian adalah sumber daya yang paling pasti. Sebab semua potensinya sudah terbuka lebar dan sangat menjanjikan," tutur Mentan Syahrul dalam Rakornas Indonesia Maju yang digelar Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Syahrul mengatakan, pembangunan SDM harus mengacu pada kebijakan strategis jangka panjang. Kebijakan itu di antaranya adalah merampungkan single data dengan mengoptimalkan sistem IT. Kebijakan ini penting dilakukan untuk pengawasan setiap pergerakan pertanian di tiap-tiap daerah.

"Karena itu, saya mengajak para bupati, gubernur dan semua elemen pemerintah daerah untuk terus mengawal dan mendukung program pertanian dengan menggunakan data yang sama," katanya.

Menurut Syahrul, penggunaan data dengan dukungan teknologi IT diharapkan mampu mendeteksi semua persoalan pertanian di Indonesia. Di samping itu, pemerintah juga bisa dengan mudah menghitung kapan waktu tanam dan waktu panen.

"Semua pergerakan aktivitas pertanian bisa kita pola-kan dengan citra satelit yang ada. Kapan terjadi hujan bisa kita prediksi dengan resolusi yang lebih tinggi yaitu 4x4 meter," tambahnya.

Berikutnya, kebijakan yang akan dikeluarkan adalah menguatkan peran pemangku daerah melalui program Komando Strategis Pertanian (Kostra Tani). Program ini nantinya akan menghidupkan semua unit Balai Penyuluhan Pertanian di tiap kecamatan dengan memaksimalkan peran penyuluh.

"Saya sedang meminta izin juga kepada TNI dan Polri agar terlibat langsung dalam Komando Strategis ini," katanya.

Syahrul menambahkan, ke depan program Kostra Tani juga dirancang untuk mengikat tanggungjawab masing-masing stakeholder secara merata.

"Jadi kita bisa fokus pada penyaluran anggaran agar tidak over. jangan sampai semua anggaran kita keluarkan tapi komoditi yang digarap hanya itu-itu saja," tutupnya. (RO/OL-10)

Baca Juga

Antara/Andreas Fitri

Pemerintah Siapkan 6 Kawasan Industri Halal

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 24 November 2020, 17:19 WIB
Upaya tersebut bertujuan mendongkrak pasar produk halal di Tanah Air, serta mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah...
DOK KEMENTAN

Kementan Dukung Konsep One Health Cegah Resistensi Antimikroba

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 17:06 WIB
Jika aturan diterapkan dengan baik, penggunaan antimikroba akan menurun dari 80% menjadi 50% di tahun...
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

CPOPC Harap Ada Investigasi atas Laporan Dugaan Kekerasan Seksual

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 16:48 WIB
Penting bagi pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk mengungkap kebenaran dugaan pelanggaran serius...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya