Rabu 13 November 2019, 17:02 WIB

Jokowi Minta Teror di Mapolres Medan Diusut Tuntas

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Jokowi Minta Teror di Mapolres Medan Diusut Tuntas

Antara
Polisi berjaga pascabom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11)

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta Polri mengusut tuntas kasus teror yang terjadi di Mapolres Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11). Hal itu disampaikan juru bicara presiden, Fadjroel Rachman.

“Presiden memerintahkan menangani problem ini secara cepat. Karena penting melindungi 260 juta jiwa. Terorisme akan ditangani pihak kepolisian,” kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/11).

Ia menambahkan, Presiden Jokowi telah bertemu dengan Menko Polhukam, Kapolri dan Panglima TNI untuk mengarahkan pengusutan kasus teror itu.

“Presiden juga tegas, tidak akan memberikan toleransi kepada pelaku. Pemerintah akan melindungi setiap WNI dari kemungkinan tindakan-tindakan terorisme,” kata Fadjroel.

Presiden, kata Fadjroel juga meminta agar penanganan terorisme dilakukan semua elemn masyarakat.


Ledakan terjadi pukul 08.45 di halaman Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan. Mapolrestabes Medan saat itu sedang ramai karena banyak orang tengah mengurus izin penerbitan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Akibat ledakan tersebut, satu orang yang diduga pelaku bom bunuh diri, Rabbial Muslim Nasution (34), tewas dan enam korban luka-luka. Korban luka terdiri dari 4 polisi, 1 pekerja harian lepas, dan 1 warga. Empat kendaraan juga dilaporkan rusak akibat terkena ledakan. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More