Rabu 13 November 2019, 13:44 WIB

Surya Paloh Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri tidak Waras

Ilham Pratama | Politik dan Hukum
Surya Paloh Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri tidak Waras

MI/Putra Ananda
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (tengah)

 

KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh geram menanggapi terjadinya ledakan bom di Polrestabes Medan, Sumatra Utara. Surya menyebut pelaku sebagai orang yang tidak waras, masih saja terpapar paham radikal untuk melakukan aksi bom bunuh diri.

"Jelaslah. Engga perlu kita polemikan, kalau engga ada radikal ini. Ini orang sakit lah. Mana ada orang waras mau bunuh diri," kata Surya di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Menurutnya, jika seseorang memiliki empati sesama manusia tak akan melakukan hal tersebut. Dia pun mengutuk kejadian tersebut.

"Orang yang punya empati, bunuh diri? Atau membunuh? Engga ada itu, ajaran agama apapun dalam pemahaman kita," jelas Surya.

Baginya sangat sulit menghapus paham radikal pada seseorang. Jika seseorang telah terpapar paham radikal, maka dia sudah tak peduli dengan lingkungannya.

"Kita mau bilang apapun dia engga peduli. Kita mau bilang dia biadab, kita kutuk dia, engga peduli," tuturnya.

Baca juga: Legislator NasDem : Radikalisme Musuh Bersama

Jalan satu-satunya, lanjut Surya, meningkatkan kewaspadaan.

"Tidak ada jalan lain bagi kita, selain meningkatkan kewaspadaan kita, peran partisipasi kita sebagai masyarkat," pungkasnya.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigen Dedi Prasetyo menyebut pelaku masuk dengan menggunakan jaket ojek daring sebagai penyamaran. Pelaku sempat berjalan sekitar 30 sampai 50 meter dari pintu gerbang. Dia diduga hendak menuju area kantin yang dekat dengan loket pengurusan SKCK.

Pukul 08.45 WIB, bom yang dibawa pelaku meledak di halaman Polrestabes Medan. Peristiwa itu membuat enam orang terluka, sedangkan pelaku tewas di tempat. Korban luka yakni empat polisi, satu pegawai harian lepas (PHL) dan satu masyarakat.

"Kerusakan lain ada empat kendaraan rusak, tiga kendaraan dinas, satu pribadi," kata Dedi Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/11).

Polisi belum mengetahui bom yang dibawa diledakan sendiri oleh pelaku atau ada seseorang yang mengendalikan dari jauh. Polisi juga masih mencari identitas jelas dari pelaku.(OL-5)

Baca Juga

DOK MI

Kasus Jiwasraya, Heru Hidayat Juga Divonis Penjara Seumur Hidup

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Senin 26 Oktober 2020, 23:38 WIB
Selain pidana seumur hidup, Heru juga dijatuhi hukuman membayar uang pengganti senilai Rp10,72...
dok mi

Setahun Jaksa Agung Selamatkan Uang Negara Rp338,8 Triliun

👤Al Abrar 🕔Senin 26 Oktober 2020, 22:32 WIB
Setahun Kejagung juga telah menyelidiki 1.477 perkara selama periode Oktober 2019 hingga Oktober 2020. 986 perkara di antaranya telah masuk...
Antara

KPK Eksekusi Eks Bupati Talaud ke LP Tangerang

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Senin 26 Oktober 2020, 22:15 WIB
Sri Wahyumi terbukti menerima suap dari pengusaha Bernard Hanafi Kalalo melalui orang kepercayaannya Benhur...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya