Selasa 12 November 2019, 14:10 WIB

Gelar Roleplaying Contest Demi Tingkatkan Pelayanan ke Konsumen

mediaindonesia.com | Ekonomi
Gelar Roleplaying Contest Demi Tingkatkan Pelayanan ke Konsumen

Istimewa
Pemenang pertama Roleplaying Contest di Aeon Mall BSD CITY.

 

SAAT ini zaman semakin berkembang dan hal itu diikuti dengan bertambah majunya teknologi yang memberikan banyak kemudahan seperti lebih praktis berbelanja melalui online shop atau e-commerce.

Namun ada hal–hal yang tidak bisa didapatkan ketika berbelanja di online shop atau e-commerce yakni interaksi secara langsung seperti bertatap muka, meminta saran kepada penjual serta mengecek kualitas barang pada saat berbelanja.

Interaksi langsung antara penjual dan pembeli atau pengalaman berbelanja inilah yang masih bisa dirasakan para konsumen ketika berbelanja di Aeon Mall BSD CITY, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Untuk meningkatkan pengalaman berbelanja tersebut, tahun ini, Aeon Mall BSD CITY kembali menyelenggarakan Roleplaying Contest.

Roleplaying Contest adalah sebuah kompetisi yang ditujukan bagi karyawan tenan Aeon Mall BSD CITY untuk pembuktian pelayanan terbaik kepada para pengunjung.

Windy Bharata selaku General Manager Operation Aeon Mall BSD CITY, menyatakan, “Sebagai pusat perbelanjaan dari Jepang, Aeon Mall BSD CITY senantiasa ingin memberikan shopping experience yang memuaskan melalui kualitas pelayanan yang terbaik untuk customer.”

“Roleplaying Contest adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan sehingga customer bisa mendapatkan kepuasan ketika berbelanja,” kata Windy di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (12/11).

Roleplaying Contest pertama kali diadakan di Jepang dan menjadi agenda tahunan. Untuk mengikuti kesuksesan Roleplaying Contest di Jepang, pada 2018, Roleplaying Contest resmi diselenggarakan di Indonesia tepatnya di Aeon Mall  BSD CITY untuk pertama kalinya. Selain Jepang dan Indonesia, Roleplaying Contest  juga telah diadakan pula di Tiongkok,  Kamboja, dan Vietnam.

Roleplaying Contest 2019 dibagi menjadi beberapa tahapan yang dimulai sejak bulan September 2019.  Tahapan pertama adalah workshop yang mengajarkan para peserta keterampilan mengenai keramah – tamahan meliputi cara tersenyum, menyapa, tata karma serta penampilan yang rapi.

Dasar dari pelayanan keramah–tamahan adalah pelayanan yang dilakukan dengan sepenuh hati. Total peserta yang mengikuti workshop berjumlah 173 peserta.

Setelah mendapatkan pelatihan, para peserta workshop diperbolehkan mendaftarkan diri untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu babak kualifikasi. Tahapan ini diikuti oleh 87 peserta.

Pada tahap kualifikasi yang diselenggarakan pada Oktober 2019 lalu, para peserta menawarkan produk unggulan mereka kepada pemeran pelanggan serta mengaplikasikan pelatihan mengenai pelayanan keramah-tamahan yang sudah didapatkan pada saat workshop.  (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More