Rabu 13 November 2019, 12:54 WIB

Presiden Minta Pejabat Daerah Jangan Remehkan Persoalan Kecil

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Presiden Minta Pejabat Daerah Jangan Remehkan Persoalan Kecil

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo memberikan pidato saat menghadiri Rakornas Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah

 

PRESIDEN Joko Widodo mengingatkan kepada seluruh pejabat di daerah baik pemerintah maupun aparat penegak hukum untuk berhati-hati dalam menangani peristiwa sekecil apapun di negeri ini. Sebab, peristiwa kecil dapat memicu terjadinya gelombang unjuk rasa dalam skala besar yang berpotensi merusak stabilitas keamanan.

“Hati-hati dalam menangani setiap perstiwa sekecil apapun, saya titip ini terutama untuk jajaran TNI dan Polri, melihat sekecil apapun persitiwa jangan menggampangkan,” kata Jokowi dalam Rakornas Forkopimda itu dihadiri para Gubernur, Wali Kota, Bupati, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kita serta Polri, TNI dan Kejaksaan, Rabu (13/11).

Jokowi menjelaskan, saat ini terjadi perubahan interaksi sosial seiring perkembangan teknologi. Jika pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum tidak jeli melihat persoalan, bisa membuat gejolak di masyarakat.

“Karena dunia, negara-negara sekarang ini penuh dengan discontent, ketidakpuasan. Hati-hati,” ungkapnya.

Ia mencontohkan negara seperti Hong Kong kini mengalami resesi akibat gelombang aksi demonstrasi yang telah berlangsung selama lima bulan. Hal ini dipicu adanya wacana ekstradisi hukum yang akan ditarik ke Tiongkok daratan.

Baca juga: Jokowi Ingatkan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah

Di sisi lain, Pemerintah Tiongkok tidak pernah membayangkan terjadinya gelombang penolakan karena urusan ekstradisi kasus-kasus hukum yang akan ditarik ke Tiongkok daratan.

Kemudian kejadian di Cile, lanjut Jokowi, faktornya karena kenaikan tarif transportasi sebesar 4%. Kejadian demo ini pun membatalkan agenda pertemuan APEC yang akan digelar di sana

“Contoh-contoh discontent di negara lain mulai muncul. Jadi hati-hati menangani hal-hal yang kecil, yang kalau kita tidak sensitif bisa melebar ke mana-mana,” jelasnya.

Untuk itu, Jokowi menekankan terjalinnya hubungan harmonis antarpimpinan di daerah.

“Hubungan harmonis forkopimda di daerah penting sekali, komunikasi gubernur dengan kapolda, pangdam, kajati, kepala pengadilan tinggi, penting sekali untuk dijalin, ada masalah dibicarakan,” tegasnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More