Selasa 12 November 2019, 14:10 WIB

Gandeng Swasta, Pemprov Jabar Siap Wujudkan Zero Stunting 2023

mediaindonesia.com | Nusantara
Gandeng Swasta, Pemprov Jabar Siap Wujudkan Zero Stunting 2023

Istimewa
Pemda Jawa Barat dan Danone Indonesia kerja sama mengatasi stunting.

 

ISTILAH stunting sudah tidak asing lagi. Kondisi terganggunya aspek fisik dan kognitif anak secara permanen yang disebabkan malnutrisi kronis tersebut membawa berbagai dampak kesehatan maupun perekonomian yang negatif di masa depan.

Fokus pada pencegahan stunting, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Danone Indonesia memulai kerja sama melalui pelatihan tenaga kesehatan, edukasi nutrisi, hidrasi, dan perilaku hidup bersih sehat hingga bantuan akses nutrisi kepada anak di atas 1 tahun.

Program pencegahan stunting akan dilaksanakan pada 14 kabupaten dan kota prioritas pencegahan stunting dan memberikan manfaat kepada sekitar 1 juta masyarakat sampai dengan tahun 2023.

Dampak permanen dari kondisi stunting dapat menghambat visi pemerintah Indonesia dalam memajukan kualitas sumber daya manusia. Hal ini disebabkan karena anak stunting beresiko lebih tinggi memiliki penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, diabetes, dan lainnya di masa depan.

Selain itu, anak stunting berpenghasilan 20% lebih rendah dari anak yang tumbuh optimal dan berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga 2%-3% atau setara dengan sekitar Rp400 trilun.

Untuk menghindari dampak tersebut, kegiatan pencegahan yang dilakukan lintas sektor merupakan hal yang paling efektif untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Indonesia.

Dalam keterangan tertulisnya di Bandung, Selasa (12/11), Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik kerja sama antara pihaknya dan Danone Indonesia.

“Mimpi kita untuk Indonesia Maju dapat terwujud dengan kerja sama lintas sektor. Tepat satu tahun setelah Deklarasi Pencegahan Stunting Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kami kembali menunjukkan komitmen untuk menurunkan angka stunting di Jawa Barat untuk mencapai zero new stunting pada 2023,” kata Ridwan Kamil

“Kami membuka peluang sebesar-besarnya akan kemitraan dengan berbagai pihak mulai dari Pemerintah Pusat, Dinas Kesehatan, akademisi, tenaga ahli, hingga dunia usaha untuk membantu kami dengan pendekatan nutrisi, sanitasi, dan edukasi,” ucap Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Di sisi lain, Presiden Direktur Danone Specialized Nutrition Indonesia Connie Ang menyatakan, “Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi pada Generasi Maju Indonesia, salah satunya dalam hal pencegahan stunting.”

“ Untuk pertama kalinya di Jawa Barat, kami menggabungkan seluruh kegiatan terkait nutrisi, edukasi, dan sanitasi yang sudah saling terintegrasi di satu daerah. Dengan integrasi ini, program dapat dilakukan secara berdampingan, menyasar target yang sama dalam waktu yang bersamaan, dan diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih baik kepada masyarakat,” papar Connie Ang. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More