Rabu 13 November 2019, 07:45 WIB

Gibran Tetap Daftar Sebagai Balon Walikota Lewat DPD PDIP Jateng

Widjajadi | Nusantara
Gibran Tetap Daftar Sebagai Balon Walikota Lewat DPD PDIP Jateng

MI/Widjajadi
Gibran Rakabuming Raka memberikan penjelasan pencalonannya sebagai walikota Surakarta di Hotel Sunan Solo, Selasa (12/11/2019).

 

GIBRAN Rakabuming Raka tetap akan mendaftar sebagai bakal calon (balon) walikota untuk Pilkada Surakarta 2020 lewat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Jawa Tengah dalam waktu dekat ini. Ketegasan itu seiring dengan buku peraturan partai yang diterima dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan juga penjelasan. Dirinya masih berkesempatan mendaftar.

Bos kuliner Chili Pari itu juga tidak bergeming dengan pernyataan Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo yang menyebutkan bahwa hanya sepasang nama yang diusulkan untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP, yakni pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa.

Bahkan terkait dengan ungkapan Rudy yang mengatakan, akan menjadi sebuah preseden buruk, jika nantinya sampai muncul pasangan lain yang direkomendasi oleh DPP PDIP, ia tidak mau mengomentari.

"Dari bendel buku peraturan partai yang saya terima dan penjelasan (Ibu Megawati), saya masih bisa," kata ayah Jan Ethes itu kepada wartawan di sela sela talk show bisnis F & B di Hotel Sunan, Selasa petang (12/11/2019).

Dia tegaskan dirinya dalam upaya menjadi bakal calon walikota, sudah berkonsultasi dengan para seniornya di PDIP di setiap langkah politik menuju Pilkada Solo 2020. Malah untuk upaya konsultasi, FX Hadi Rudyatmo merupakan yang pertama ditemui.

"Saya pernah bilang kan Pak Rudy adalah orang yang sangat saya hormati. Beliau orang yang paling pertama saya sowani. Teman-teman juga tahu kan (Rudy) orang pertama yang saya sowani di Loji Gandrung. Saat itu saya bertanya tentang pilkada. Jawaban Pak Rudy (saat itu) juga sudah jelas, ambil KTA nya dulu, silahkan daftar," kata Gibran sambil tersenyum.

Ia juga tidak melakukan protes apa pun ketika  DPC PDIP  menutup pendaftaran, namun kemudian melangkah untuk berkonsultasi ke sejumlah senior PDIP, termasuk Bambang Wuryanto (Ketua DPD PDIP Jateng). Juga Puan Maharani sudah mengeluarkan statement yang intinya Gibran masih berkesempatan.

"Saya konsultasi bapak, ibu, ini saya masih bisa atau tidak berkesempatan untuk mendaftarkan diri. Dijawab bisa, jawabannya bisa. Pak Bambang Pacul (Bambang Wuryanto) bisa, Mbak Puan juga sudah statement bisa dong," katanya.

Atas dasar itulah, ia tegas akan mendaftar sebagai bakal calon walikota  ke DPD PDIP Jateng. Tapi perihal waktu pendaftaran ke Semarang Gibran mengaku masih menunggu dibukanya tahap pendaftaran.

"Saya tunggu arahan, tunggu pendaftaran dibuka. Saya dengan Pak Rudy tak ada masalah apa-apa, dengan Pak Purnomo juga baik-baik saja," pungkas dia tentang tekad dirinya menjadi kandidat walikota untuk Pilkada 2020.

baca juga: Jabar Bentuk Serikat Ekonomi Pesantren

Gibran mengaku siap ditegur dan dimarahi bila sikapnya sebagai kader baru PDIP dinilai salah para seniornya. Dia juga siap dipanggil dan akan langsung menghadap bila ada seniornya yang ingin mengkritik atau memberi nasehat. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More