Selasa 12 November 2019, 22:10 WIB

Puluhan Rumah di Ngawi Rusak akibat Puting Beliung

Akhmad Safuan | Nusantara
Puluhan Rumah di Ngawi Rusak akibat Puting Beliung

ANTARA
Puting Beliung landa Ngawi

 

PULUHAN rumah warga di Desa Gunungsari, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, rusak akibat diterjang angin kencang atau puting beliung pada Selasa (12/11).

Kepala Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Minto, mengatakan, angin kencang menerjang rumah warga yang berada di tujuh dusun desa setempat. Kerusakan mayoritas terjadi di bagian atap rumah.   

"Tingkat kerusakan terparah terjadi di Dusun Geneng dan Genengsari. Di Dusun Geneng, enam bangunan rumah warga semi permanen roboh hingga rata dengan tanah," ujar Minto kepada wartawan.

Pascakejadian hingga Selasa siang, warga dibantu oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah, sejumlah relawan dan anggota TNI/Polri setempat bekerja sama membersihkan material bangunan yang terdampak angin kencang.

"Angin kencang yang terjadi kali ini cukup parah. Sebelumnya juga sempat terjadi angin kencang, namun tidak menimbulkan kerusakan sebanyak dan seluas ini," kata dia.

Warga yang kehilangan tempat tinggal, terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau pun tetangga yang lebih aman. Sebagian warga setempat mengaku masih takut dengan angin kencang susulan yang berpotensi terjadi.


Baca juga: Diguncang Tiga Gempa Beruntun, Warga Ambon Panik


Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Alfian Wihaji Yudono, mengatakan, sesuai pemetaan wilayah Kabupaten Ngawi sangat berpotensi terjadi angin kencang atau puting beliung.    

"Hampir semua wilayah Ngawi rawan angin kencang, karena secara geografis terletak di antara Gunung Wilis dan Lawu," kata
Yoyok, sapaan akrab Alfian Wihaji Yudono.

Ia menambahkan, angin kencang paling sering terjadi pada awal musim penghujan. Yoyok mengimbau warga memangkas dahan dan ranting pohon yang rawan tumbang, terutama di dekat permukiman.  

Sementara, hujan deras disertai angin kencang juga terjadi di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Pelaksana tugas Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Supriyanto, mengatakan akibat bencana tersebut tiga rumah dan satu kandang sapi di wilayah setempat rusak tertimpa pohon tumbang. (Ant/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More