Selasa 12 November 2019, 21:33 WIB

KPK Sebut ada 34 Penerima Dana Desa Bermasalah

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
KPK Sebut ada 34 Penerima Dana Desa Bermasalah

Antara
Febri Diansyah

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium ada 34 desa penerima program dana desa yang bermasalah. Beberapa diantaranya sudah terbukti fiktif.

"Kami saat ini mengidentifikasi ada 34 desa yang diduga bermasalah, yang fiktif tiga di antaranya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/11)

KPK, jelas Febri, tidak bisa berbuat banyak untuk mendalami kasus dana desa ini. Dia mengatakan KPK hanya memberikan bantuan bagi kepolisian untuk memberi informasi. Seluruh penyidikan diserahkan kepada polisi.

"Apakah mungkin berkembang lebih lanjut, mungkin saja sepanjang nanti penyidik melihat ada bukti yang cukup kuat dan masuk menjadi wilayah hukum dari penyidik Polda tersebut," ujar Febri.

Febri mengatakan tindakan KPK ini dilakukan untuk meminimalisasi penyalahgunaan dana desa oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Jangan sampai kemudian ada pihak-pihak tertentu yang menggunakan modus desa fiktif atau SK tanggal mundur atau modus lain sehingga penggunaan dana tersebut tidak tepat sasaran dan yang dirugikan adalah masyarakat sendiri," tutur Febri.

Febri juga mengatakan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan baik terkait dengan kasus ini. Dia mengatakan bahwa pihaknya tidak segan menangkap aktor di balik kasus dana desa fiktif jika ditemukan ada tindakan korupsi melawan hukum.

"Jika ditemukan dugaan tindak pidana, baru bisa dikembangkan lebih lanjut," ujar Febri.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut banyak desa fiktif bermunculan akibat besarnya alokasi dana desa dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.

Hingga 30 September 2019, realisasi dana desa mencapai Rp42,2 triliun atau mencapai 62,9%.

"Kami mendengar ada transfer yang ajaib dari APBN dan muncul desa-desa baru yang tidak berpenghuni karena melihat jumlah dana yang ditransfer setiap tahunnya," ujar Ani sapaannya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, (4/11).

Sri Mulyani menjelaskan informasi tersebut bersumber dari Kementerian Dalam Negeri. Terdapat beberapa desa baru tak berpenghuni yang mendapat aliran dana desa. "Ada dana desa untuk desa yang ternyata baru saja dibuat," ungkapnya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar membantah pernyataan tersebut. Namun, ia mengakui keberadaan desa tak berpenghuni.

"Dari telaah kita ada desa yang memang penduduknya sudah enggak ada. Jadi bukan hantu dalam artian ada dana ke sana," kata Abdul di Kemendes PDTT," imbuhnya. (Medcom/OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More