Selasa 12 November 2019, 18:52 WIB

Dahana Bidik Nilai Ekspor Rp29,6 Miliar Tahun Depan

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Dahana Bidik Nilai Ekspor Rp29,6 Miliar Tahun Depan

MI
Ilustrasi ekspor

 

PT Dahana menargetkan nilai ekspor sebesar Rp29,6 miliar untuk penjualan bahan peledak jenis ammonium nitrat dan dayagel extra.

Bahan peledak dengan nilai tersebut dijual ke tiga negara yakni Timor Leste, Jepang dan Australia.

Direktur Utama PT Dahana Budi Antono mengungkapkan pihaknya sudah memegang kontrak dagang dengan perusahaan-perusahaan di tiga negara itu sehingga mengetahui potensi penjualan yang akan diraih.

Proyeksi ekspor tahun depan berada jauh di atas target yang ditetapkan pada tahun ini. Pada 2019, nilai penjualan diproyeksikan hanya sebesar Rp9,6 miliar yang dibagi ke dua negara yakni Timor Leste dan Australia.

Baca juga : PGN-Sinopec Teken Kontrak Jual-Beli LNG ke Tiongkok

Budi menyebut Timor Leste dan Australia memang telah menjadi konsumen langganan perseroan.

"Timor Leste banyak membutuhkan bahan peledak untuk pembangunan pelabuhan dan eksplorasi tambang," ujar Budi di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (12/11).

Adapun, Australia sangat tertarik dengan produk bahan peledak asal Tanah Air karena dianggap memiliki kualitas bagus dengan harga yang murah.

"Di Australia harga bahan peledak mahal-mahal maka itu pengusaha Australia tertarik bekerja sama dengan kami," ucapnya. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

PT SMI Suntik Rp1,857 Triliun ke 8 Daerah

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 27 November 2020, 04:30 WIB
Pemerintah daerah di Pulau Jawa masih mendominasi pinjaman dengan porsi 64%, Sulawesi 23%, Sumatra 10%, Maluku dan Papua 2%, serta Bali dan...
DOK BTN

BTN Siap Garap Kawasan Industri

👤Try/E-1 🕔Jumat 27 November 2020, 04:20 WIB
Direktur Consumer and Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar mengatakan kawasan industri menjadi salah satu tumpuan pemerintah untuk...
Nhac NGUYEN / AFP

Siapkan Strategi Jalankan RCEP

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 27 November 2020, 04:10 WIB
Potensi peningkatan defisit membayangi perekonomian Indonesia selama impor masih deras mengalir...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya