Selasa 12 November 2019, 14:40 WIB

Kejurnas Bulu Tangkis 2019 Digelar di Palembang

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Kejurnas Bulu Tangkis 2019 Digelar di Palembang

ANTARA FOTO/Ekho Ardiyanto
Pebulutangkis tunggal putri Jaya Raya Jakarta Adriyanti Firdasari, berusaha mengembalikan shuttlecock di Kejurnas Sirnas Sulawesi 2014

GELARAN turnamen paling bergengsi di Indonesia, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI, kembali bakal dihelat. Kali ini, kota Palembang, Sumatra Selatan, dipilih menjadi menjadi tuan rumah turnamen yang berlangsung pada 24-28 November.

Rencananya, Kejurnas PBSI kali ini akan diadakan di dua tempat, yakni GOR Dempo Jakabaring dan GOR Ranau Jakabaring.

Kedua GOR ini akan menjadi saksi persaingan atlet nasional untuk memperebutkan posisi tertinggi di podium.

Terpilihnya Palembang sebagai lokasi penyelenggaraan karena kota tersebut memiliki fasilitas gedung olahraga yang representatif untuk penyelenggaraan turnamen bulu tangkis.

Tak hanya itu, tingginya antusiasme pecinta bulu tangkis di Palembang juga menjadi salah satu pertimbangan PBSI.

“Sumatra Selatan dan Palembang termasuk daerah yang baik perkembangan bulu tangkisnya dan di Palembang sudah tersedia gedung bulu tangkis yang cukup representatif serta animo penonton yang baik,” ucap Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas PBSI 2019 Achmad Budiharto.

Budi meyakinkan kedua venue yang akan digunakan akan siap pada waktu pertandingan.

"Untuk saat ini persiapan masih berlangsung dan kedua venue yaitu GOR Dempo dan GOR Ranau," ujar pria yang biasa disapa Budi.

Baca juga: Jaya Raya kembali Berjaya di Kejurnas

Berbeda dengan gelaran tahun lalu, Kejurnas kali ini akan mempertandingkan nomor perorangan dan dibagi dalam dua divisi, yaitu divisi satu dan dua.

Setiap divisi akan dibagi menjadi dua kelompok usia, taruna dan dewasa.

Pada Kejurnas Bulu Tangkis 2018, PBSI hanya mempertandingkan nomor beregu di Britama Arena, Mahaka Square Kelapa Gading. Klub Jaya Raya Jakarta saat itu keluar sebagai juara divisi satu kelompok dewasa.

Nantinya, hasil akhir Kejurnas akan menjadi salah satu penentu penilaian promosi-degradasi Pelatnas PBSI 2020.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Susy Susanti berharap para pebulu tangkis bisa maksimal dalam turnamen ini. Susy pun akan menjadikan Kejurnas sebagai sarana pemantauan bibit-bibit bulu tangkis potensial dari berbagai wilayah.

“Memang Kejurnas ini akan menjadi salah satu penilaian promosi degradasi di Pelatnas PBSI. Untuk para juara juga nantinya akan mendapat kesempatan magang di Pelatnas. Mereka akan kami pantau untuk kemudian ditentukan bisa lanjut menjadi bagian tim nasional atau belum,” ucap Susy.

“Selain itu turnamen ini juga menjadi sarana kami buat memantau perkembangan atlet nasional dari berbagai daerah. Mungkin selama ini ada yang terlewat dari penilaian kami, nah di Kejurnas ini menjadi sarana pembuktian mereka,” tambahnya.

Kejurnas pun akan menyajikan pertandingan eksibisi sebelum gelaran dimulai. Adapun beberapa pemain top Indonesia akan bertanding dalam laga eksibisi, di antaranya Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. (badmintonindonesia.org/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More