Selasa 12 November 2019, 12:50 WIB

Kolaborasi Mural Indonesia - Singapura di Culture Cartel 2019

Bagus Pradana | Weekend
Kolaborasi Mural Indonesia - Singapura di Culture Cartel 2019

Instagram @tuyuloveme
Salah satu bentuk karya seniman mural Indonesia, Tuyuloveme, yang ia buat berkolaborasi dengan seniman lainnya.

AJANG street culter terbesar Singapura, Culture Cartel 2019 juga akan menampilkan karya seniman Indonesia. Karya itu merupakan kolaborasi seniman mural Indonesia yang menggunakan nama publik Tuyuloveme dengan seniman Singapura, Sam Lo.

Rencana pameran karya itu disampaikan dalam sesi bincang media di Urban Sneaker Society 2019 yang berlangsung di Jakarta, Jumat (8/11). Bakal digelar 6 - 8 Desember 2019 di F1 Pit Building, Singapura, Culture Cartel juga akan menampilkan bentuk seni lainnya juga beragam produk yang lekat dengan budaya seni jalanan, termasuk lewat fesyen, mainan hingga seni tato. 

Dalam pop-up preview di Jakarta itu pula hadir dua orang seniman tato yang akan ambil bagian di Culture Cartel. Bradley Tan  dari Oracle Tattoo dan Frankie Sexton dari Singapore Electric menyempatkan pula menunjukkan secara langsung kerumitan teknik pembuatan tato. 

"Saya adalah seniman tato yang menyukai pemandangan alam. Mungkin karena kesukaan saya itu akhirnya karakter realism selalu menempel dalam tiap karya saya," terang Bradley. "Kalau saya suka dengan karakter manga dari Jepang, tetapi tidak sembarang manga. Saya menyebutnya dramatic manga," imbuh Frankie.

Ada juga Vendor mainan (Custome Toys) Mighty Jaxx besutan Jason Freeny yang memamerkan mainan-mainan eksklusif rancangannya sendiri yang mulai diminati oleh para pecandu mainan dan games di Asia. (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More