Senin 11 November 2019, 20:00 WIB

Lapas Anak Tangerang Sediakan Fasilitas untuk Disabilitas

Ghani Nurcahyadi | Megapolitan
Lapas Anak Tangerang Sediakan Fasilitas untuk Disabilitas

Dok. LPKA Kelas 1 Tangerang
Fasilitas untuk penyandang disabilitas di Lapas Anak Tangerang

 

LEMBAGA Pemasyarakat Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang  terus meningkatkan pelayan untuk para pengunjung dan anak didik lapas (andikpas). Salah satunya, dengan menyediakan fasilitas berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) bagi golongan prioritas yakni ibu hamil, lansia dan penyandang disabilitas.

Fasilitas yang baru dihadirkan antara lain: area parkir prioritas , kursi prioritas di ruang tunggu, loket prioritas, ruangan andikpas khusus difabel hingga penyedian kursi roda. Hal ini dijabarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) LPKA Kelas I  Dedi Cahyadi pada Senin, (11/11) di Tangerang.

“Kami hanya memenuhi standar pelayanan berbasis HAM, agar masyarakat yang berkebutuhan khusus bisa mendapat pelayanan publik seperti di tempat lain. Ini menjadi fokus saya ketika di tempatkan ke sini,” ujar Dedi dalam keterangan tertulisnya.

 

Baca Juga: Ini Syarat yang Diminta Anies untuk Wakil Gubernur DKI

 

Pengadaan fasilitas ini diakuinya murni menggunakan anggaran Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk LPKA.  Meskipun kedepannya Dedi tidak menutup kemungkinan pihaknya menggandeng pihak swasta. “100 persen anggaran yang ada saat ini kami maksimalkan,” Dedi menambahkan.

Selain fasilitas berkebutuhan khusus, LPKA Kelas I Tangerang  juga berinovasi membuka kafé untuk para pengunjung, yang menjadi sarana unjuk gigi para anak didik lapas. Sebab, mereka diberikan ruang untuk melakukan penampilan musik di hadapan keluarga atau tamu lapas lainnya.

“Kami hanya mengikuti selera anak muda karena mereka masih remaja dan anak-anak. Dengan demikian, tujuan LPKA menjadikan anak binaan sebagai pribadi yang lebih baik dari segi pendidikan dan pembinaan dapat terwujud,” pungkas Dedi. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More