Selasa 12 November 2019, 02:40 WIB

Revitalisasi JPO Gunakan Dana KLB

Revitalisasi JPO Gunakan Dana KLB

ANTARA
Jembatan Penyerangan Orang (JPO)

 

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan merevitalisasi tiga JPO di Jalan Sudirman, tepatnya JPO di depan Hotel Le Meridien, Universitas Atma Jaya, dan Dukuh Atas. Nantinya, ketiga JPO itu akan dilengkapi dengan lift dan dilebarkan.

"Rencananya yang di depan Le Meridien, di kawasan Karet Tengsin, itu kan demand-nya tinggi. Kemudian, strukturnya memang agak goyang. Jadi, kita mau perkuat strukturnya. Sekalian kita perlebar. Nanti lebarnya dari 2,5 meter menjadi 5 meter," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI, Hari Nugroho, di Jakarta, Senin (11/11).

Selain diperkuat strukturnya, JPO juga akan dilengkapi dengan fasilitas lift dan pencahayaan lampu, seperti JPO Gelora Bung Karno Polda Metro Jaya.

"Kita bangunkan lift di sana untuk mengakomodasi kaum disabilitas dan ibu hamil maupun orang tua," ujar Hari.

Kendati demikian, lanjut Hari, pihaknya belum dapat memastikan apakah ketiga JPO itu akan dibuka atapnya atau tidak. "Bila JPO itu terhubungkan dengan lokasi terbuka, sesuai rencana atap dibuka. Kalau menghubungkan tempat tertutup ke tertutup, ya kita tutup," jelasnya.

Rencananya, revitalisasi tiga JPO akan dilaksanakan akhir November 2019. "Targetnya Maret 2020 sudah selesai. Untuk anggarannya kita pakai dana KLB," ungkap Hari.

Diketahui, Pemprov DKI sedang gencar-gencarnya merevitalisasi JPO. Adapun 25 JPO yang akan dibangun desainnya futuristis dan modern. Targetnya, 25 JPO akan rampung dibangun dalam waktu empat tahun atau pada 2021 mendatang.

Tahun 2019, Dinas Bina Marga DKI membangun JPO Daan Mogot dan JPO Pasar Minggu yang diharapkan selesai akhir tahun. Sementara itu, pada 2020, Dinas Bina Marga DKI merencanakan pembangunan 18 JPO. Hanya, yang baru selesai perencanaannya 11 JPO dan akan dibangun pada 2020.

Kesebelas JPO tersebut di antaranya JPO Kyai Caringin (RS Tarakan Busway), JPO Fatmawati (RSUP Fatmawati), JPO Suryopranoto (Petojo Busway), dan JPO Pos (Pasar Baru Busway). Sisanya akan dibangun pada 2021.

Untuk pembangunan JPO ini, Dinas Bina Marga DKI mendapatkan rekomendasi dari Dinas Perhubungan DKI. Biasanya di lokasi pembangunan JPO tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Menurut Hari, anggaran pembangunan satu JPO sebesar Rp10 miliar. Jadi, untuk program revitalisasi 25 JPO, Pemprov DKI menganggarkan biaya sebesar Rp250 miliar. (Ssr/Put/J-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More