Senin 11 November 2019, 10:34 WIB

Kementerian KUKM Rebranding Koperasi ke Milenial

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Kementerian KUKM Rebranding Koperasi ke Milenial

Dok. Kemenkop
Silaturahmi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bersama Forum Komunikasi Besar Indonesia (Forkom KBI) di Smesco Indonesia Jakarta, Minggu

 

MENTERI Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Teten Masduki akan menggalakkan program rebranding koperasi sebagai upaya memperkenalkan koperasi kepada kaum milenial. Kementerian akan menggandeng Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia (Forkom-KBI).

Teten menilai forum tersebut mampu menjadi wadah bagi banyak koperasi besar yang sehat dan bisa menjadi model acuan bagi koperasi-koperasi lain maupun seluruh masyarakat.

"Ada banyak koperasi yang berkualitas di Indonesia dan itu patut diperkenalkan kepada kaum muda, terutama mahasiswa. Itu bisa memotivasi mereka untuk turut terlibat dalam pengembangan koperasi di lingkup masing-masing," ujar Teten melalui keterangan resmi, Senin (11/11).

Baca juga: Menteri Teten Beberkan Tiga Poin Dorong UMKM dan Koperasi

Teten menambahkan koperasi-koperasi yang memiliki aset besar bisa bersaing dengan BUMN termasuk dalam menggarap proyek-proyek infrastruktur pemerintah, seperti pembangunan jembatan dan jalan.

“Sekarang itu koperasi dianggap pemain kelas pinggiran. Padahal banyak yang bagus dan bisa bersaing mengerjakan proyek infrastruktur pemerintah,” ucap Teten.

Pelaku koperasi pun menyambut baik program rebranding yang dicanangkan Kementerian KUKM. Menurut Ketua Kospin dan Pembiayaan Syariah Pracico Inti Utama Djamil Hasyim, koperasi sangat perlu disosialisasikan kepada generasi milenial karena ada kesan dari mereka bahwa koperasi sudah ketinggalan zaman.

“Kita perlu mengomunikasikan kepada masyarakat terutama anak-anak muda bahwa koperasi itu bukan seperti zaman dulu yang dipandang sebelah mata. Ke depan, perlu kita tonjolkan koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa. Itu harus menjadi paling depan dalam membangun ekonomi Indonesia,” kata Djamil.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More