Senin 11 November 2019, 10:15 WIB

Heat Skors Waiters Selama 10 Laga

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Heat Skors Waiters Selama 10 Laga

AFP/Streeter Lecka/Getty Images
Dion Waiters

GUARD Miami Heat Dion Waiters diganjar skorsing 10 laga tanpa bayaran setelah dianggap berperilaku yang membahayakan dalam penerbangan bersama tim NBA itu. Hal itu dikatakan Heat, Minggu (10/11).

Skorsing itu dimulai dalam laga melawan Los Angeles Lakers, Jumat (8/11) lalu. Pemain berusia 27 tahun itu dipastikan baru bisa bermain dalam laga melawan Brooklyn Nets pada 1 Desember mendatang.

Waiters yang menandatangani kontrak selama empat tahun senilai US$52 juta bersama Heat pada 2017 juga diskors di laga pembuka melawan Memphis Grizzlies pada bulan lalu sehingga kehilangan bayaran sebesar US$83.448.

Menurut sejumlah sumber, Waiters terlibat insiden dalam pesawat tim pada Kamis (7/11) dalam perjalanan dari Phoenix menuju Los Angeles setelah mengonsumsi THC, zat aktif yang ditemukan di dalam ganja.

Baca juga: Hayward Jadi Tumbal Kemenangan Celtics Atas Spurs

Kebijakan NBA melarang tim berkomentar soal narkoba namun Heat, Minggu (10/11), merilis pernyataan terkait skorsing Waiters.

"Kami sangat kecewa dengan aksi Dion selama pekan ini termasuk situasi yang sangat mengerikan, Kamis (7/11) malam. Kami bersyukur insiden itu tidak berakhir lebih buruk," ungkap Heat dalam sebuah pernyataan resmi.

"Ada beberapa kejadian pada musim ini kala Dion berperilaku tidak pantas dalam tim. Karenanya, dia akan diskors tanpa bayaran selama 10 laga termasuk laga melawan Lakers, Jumat (8/11) lalu. Dia akan bisa bermain kembali selepas laga melawan Golden State Warriors pada 29 November mendatang."

Waiters belum pernah duduk di bangku cadangan Heat pada musim ini.

Pemain yang merupakan pemain draft urutan keempat pada 2012 membukukan raihan rata-rata 13,2 poin, 2,7 rebound, dan 2,8 assist per pertandingan selama delapan musim bersama Cleveland Cavaleirs, Oklahoma City Thunder, dan Heat. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More