Minggu 10 November 2019, 23:00 WIB

Penentuan di Seri Terakhir, Alvin Bahar Siap Berjuang di Lintasan

Ghani Nurcahyadi | Olahraga
Penentuan di Seri Terakhir, Alvin Bahar Siap Berjuang di Lintasan

Dok. Honda Racing
Momen Alvin Bahar dan Haridarman Manoppo di podium juara ISSOM

PEMBALAP Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar harus berjuang ekstra keras di final seri Indonesia Series Of Motorsport (ISSOM) di Sirkuit Jalan Raya BSD, Tangerang, 1 Desember mendatang.

Pasalnya, Alvin memang mengalami kerugian besar dari sisi poin akibat jump start yang ia lakukan di awal balapan putaran 6 ISSOM kelas kejurnas ITCR Max, di Sirkuit Internasional Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/11).

Alvin kali ini pun harus menerima penalti.  Alhasil ia hanya bisa finis di posisi keempat pada putaran 6 ISSOM,

Duet TTI, Haridarma Manoppo dan Demas Agil mengalami keuntungan dari drive thru penalty yang diberikan kepada Alvin sehingga keduanya finis di posisi 1-2, diikuti Avila Bahar (ABM Motorsport) dan Alvin di posisi keempat.

Alvin mengaku menyesali hal ini karena jika tak mendapat drive thru penalty itu, Ia yakin bisa finis setidaknya di posisi kedua dan itu jauh lebih baik untuk pengumpulan poin. Tapi, menurut Alvin, ia harus menerima itu marena drive thru penalty yang ia lakukan sebenarnya bukan murni jump start.

"Saya sadar dengan hal itu, tapi mau apa lagi, kena drive thru penalty berarti mobil bergerak sebelum lampu mati. Jadi mobil sudah bergerak duluan padahal lampu belum mati. Jadi mobil sudah bergetar saja sebelum lampu mati memang tak boleh. Jadi, ya kena deh," jelas Alvin usai balapan seperti dalam keterangan tertulisnya.

Karena hanya finis di posisi keempat dan lawan beratnya, Haridarma meraih posisi pertama, poin dua pembalap yang bersahabat akrab itu pun jadi sama-sama 61 angka. Dengan begitu, seri pamungkas di Circuit BSD, Tangerang pada 1 Desember mendatang akan sangat ketat untuk perebutan gelar juara nasional.

 

Baca Juga: Boxing Championship 2019 Ajang Pencarian Juara Dunia

 

Alvin sendiri mengaku tak ragu untuk seri pamungkas nanti. Memang agak berat untuk setelan pacuan Honda Jazz RS-nya lantaran waktu dari balapan putaran keenam ini menuju final seri sangat dekat sehingga tinggal mencari cara berjuang keras di lintasan nanti.

"Akan sangat seru karena saya dan Haridarma akan sama-sama bertarung untuk meraih gelar juara nasional. Siapa juara di seri pamungkas ini, tentu otomatis juara nasional. Saya sendiri optimistis meraih hasil terbaik karena memang wajib berjuang untuk itu," tutur Alvin yang sudah mengantongi tujuh gelar juara nasional ISSOM ini.

Meski hanya finis di posisi keempat, Alvin pun mendapat pujian secara mental dari General Manager Marketing Sirkuit Internacional Sentul, Lola Moenek.

"Semangat juang Alvin ini yang harus menjadi panutan bagi semua pembalap muda. Apalagi yang masih belajar. Ia tampil begitu tenang dari posisi paling belakang ia terus maju sampai akhirnya bisa masuk 4 besar. Tak ada protes atau pun marah dengan kerugian yang ia alami. Pembalap besar harus seperti ini, dibarengi mental brilliant di lintasan. Selamat kepada para pemenang dan selamat berlomba di seri pamungkas di BSD nanti," tutur Lola. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More