Minggu 10 November 2019, 23:39 WIB

Warga Depok Meninggal Digigit King Kobra

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Warga Depok Meninggal Digigit King Kobra

Antara
ilustrasi: Pedagang menunjukkan ular kobra (Naja sputatrix) di Pasar Hewan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah

 

SEORANG warga meninggal setelah digigit ular jenis king kobra di Kota Depok. Korban diketahui bernama Rendy Arga Yudha,18. Korban meninggal dunia ketika dalam masa perawatan di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Kota Depok pada Minggu (10/11) pukul 03.35.

“Pada Minggu (10/11) dini hari pukul 03.35 WIB,” kata Humas RSUI Kota Depok, Kinanti ketika dikonfirmasi, Minggu (10/11).

Pihak keluarga sudah membawa jenazah dari RSUI menuju Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis.

Dari informasi yang diterima, jenazah dibawa ke Wonosobo untuk dimakamkan. Korban dirawat di RSUI sejak Rabu (6/11).

Setelah mendapatkan perawatan dari tim medis, kondisi korban sempat membaik pada Sabtu (9/11). Namun pada Minggu dini hari, korban menghembuskan nafas terakhir. “Tim dokter sudah memberikan penanganan maksimal pada pasien. Kondisi sempat stabil dan membaik sebelumnya,” ucapnya.

Kinanti menuturkan, sejak dirujuk ke RSUI Kota Depok, tim dokter telah melakukan penanganan dan perawatan secara optimal baik ketika di ruang IGD maupun di ruang perawatan intensif (ICU).

Korban dirawat di ICU karena kondisinya saat ini yang memerlukan perawatan intensif. “Pada hari Minggu dini hari, kondisinya menurun. Tim RSUI Kota Depok berupaya melakukan penanganan secara prosedur,” ungkapnya.

Informasi yang didapat, korban terkena racun dari bisa ular jenis king kobra. Racunnya menyebar ke beberapa bagian angggota tubuhnya. Berbagai upaya telah dilakukan tim medis untuk menyelamatkan korban namun takdir berkata lain.

“Pasien tersebut meninggal dunia pada Minggu dini hari. Kami telah memberikan perawatan maksimal. Kami turut berduka sedalam-dalamnya atas meninggalnya pasien yang kami rawat karena komplikasi gigitan ular King Cobra,” tutupnya.(OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More