Minggu 10 November 2019, 16:18 WIB

Partai NasDem tidak Antikritik

Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum
Partai NasDem tidak Antikritik

ANTARA FOTO/Johnny G Plate
Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate

 

TERKAIT kritik yang disampaikan kepada Partai NasDem, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G Plate berterima kasih. Pihaknya tidak memandang kritik datang dari kalangan internal maupun eksternal Partai NasDem.

"Terima kasih atas semua masukan dan kritik. Kami sangat terbuka terhadap masukan dari siapapun karena semua masukan kami yakini akan menjadikan kami menjadi lebih baik," kata Johnny G Plate, Minggu (10/11).

Sebelumnya, terdapat kritik yang menyatakan Partai NasDem melenceng dari semangat awal pendirian yakni salam perubahan-restorasi Indonesia. Plate menekankan restorasi Indonesia yang menjadi semangat partai sudah dijelaskan oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di pidato pembukaan kongres.

Ia pun menyampaikan terkait misi partai untuk menyatukan seluruh potensi anak negeri tanpa memandang latar belakang.

"Misi NasDem, agar semua potensi yang dimilki anak negeri ini disatukan. Kita adalah saudara sebangsa dan se-Tanah Air tanpa kita pikir latar belakang," tegasnya.

Menurutnya, syarat utama yang harus dihadirkan oleh seluruh masyarakat ialah menyatukan semangat mencapai cita-cita bersatu. Oleh karenanya, penting untuk menyingkirkan hal-hal yang dapat memporak-porandakan persatuan.

Baca juga: 34 DPW Partai NasDem Minta Surya Paloh Jabat Ketum Lagi

Penyatuan semangat juga memerlukan komunikasi politik yang cair tanpa memandang partai koalisi ataupun oposisi.

"Maka perlu komunikasi politik yang cair, tanpa sekat hambatan di antara partai pengusung Presiden Jokowi yang ada di dalam pemerintah maupun dengan partai yang berada di luar pemerintah," tuturnya.

Johnny menambahkan, Partai NasDem ingin dikenang sebagai partai yang konsisten. Berpolitik dengan sinisme dan curiga, lanjut ia, malah membuat lelah bangsa Indonesia.

"Kami mau dikenang sebagai parpol yang konsisten, bukan hanya menggunakan pendekatan rasional tapi juga mempertajam hati dan nurani. Bangsa ini sudah capek dengan segala intrik yang mengundang sinisme dan curiga serta intrik. Berkunjung kepada kawan menimbulkan kecurigaan. Rangkulan dimaknai dengan tafsir dan dicurigai. Ini menunjukkan tingkat diskursus politik picisan," pungkasnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More