Minggu 10 November 2019, 16:00 WIB

Pemkab Musi Banyuasin Buka Program Kuliah Gratis

Dwi Apriani | Nusantara
Pemkab Musi Banyuasin Buka Program Kuliah Gratis

MI/Dwi Apriani
Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin bersama peserta didik program kuliah gratis double degree Sampoerna University -Arizona University AS

 

PROGRAM Kuliah Gratis (PKG) double degree Sampoerna University-Arizona University Amerika Serikat yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali dibuka. Pendaftaran akan berlangsung hingga 12 November 2019.

Untuk sosialisasi dan seleksi tahap awal akan dilaksanakan pada 14 November 2019 di Aula SMA Negeri 2 Unggul Sekayu.

"Semua proses untuk mengikuti tahapan program kuliah gratis ini diperuntukkan bagi peserta didik kelas XII dan untuk mengikuti ini semuanya gratis tidak dipungut biaya," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Musni Wijaya.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi peserta untuk mengikuti program kuliah gratis yakni rata-rata nilai rapor 80, nilai Matematika dan Bahasa Inggris 80. Dikarenakan nilai semester 1 dan 2 kelas XII belum ada, maka dapat menggunakan nilai kelas X dan atau XI sebagai rasio pencapaian untuk kelas XII. Kemudian, bagi putra/putri asal Musi Banyuasin dibuktikan dengan KK.

"Persyaratan seperti pada poin-poin tersebut akan dilengkapi setelah calon mahasiswa sudah dinyatakan lulus seleksi sekitar Mei 2020. Nah, program ini juga tidak hanya diperuntukkan bagi peserta didik asal Muba tapi peserta didik berprestasi lain di luar Muba juga boleh ikut serta," ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Musi Banyuasin Siapkan Rumah Oksigen

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan Kabupaten Muba tidak hanya memiliki sumber daya alam yang melimpah tetapi juga akan memiliki sumber daya manusia berkualitas dan teruji.

"Jadi, selain memiliki kekayaan SDA kelapa sawit, karet, minyak, dan gas, Muba juga memiliki SDM yang berkualitas dan mumpuni," tuturnya.

Dengan demikian, lanjut Dodi, kekayaan SDA di Muba nantinya dapat diimbangi pengelolaannya oleh SDM yang bijaksana dan andal. Ia berharap pengelolaan SDA di Muba tidak perlu lagi merekrut SDM dari luar Muba.

"Tidak perlu ahli insinyur dari luar daerah, maka SDM Muba yang harus bekerja mengelola SDA tersebut. Kalau mau posisi top manajemen maka harus punya skill, harus disiapkan dari sekarang. SDM harus diperkuat, kami kerja sama bukan hanya pendidikan di lokal tapi harus siapkan bermain di level global kalau mau posisi top di Muba," tegasnya.

Menurut Dodi, implementasi program kuliah gratis bukan hanya untuk peningkatan kualitas pendidikan tetapi sebuah shortcut upaya menekan angka kemiskinan.

"Saya mau semua anak-anak di Muba mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas," harapnya.

Sebelumnya, Bupati Muba Dodi Reza telah menjalankan program kuliah gratis untuk enam peserta didik asal Muba untuk double degree di Sampoerna University-Arizona University Amerika Serikat.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More