Minggu 10 November 2019, 09:06 WIB

Pola Permainan Greysia/Apriani Disebut Sudah Terbaca

Despian Nurhidayat | Olahraga
Pola Permainan Greysia/Apriani Disebut Sudah Terbaca

badmintonindonesia.org
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu

MENYUSUL kegagalan ganda putri di Tiongkok Terbuka 2019, asisten pelatih ganda putri PBSI Chafidz Yusuf mengatakan salah satu penyebab kekalahan duet Greysia Polii/Apriyani Rahayu ialah pola main pasangan peringkat delapan dunia tersebut sudah terbaca lawan.

Greysia/Apriyani yang mengalami penurunan performa, terhenti di babak pertama turnamen level Super 750 ini dari wakil Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean, dengan skor 19-21 dan 16-21.

Hasil itu tentunya tidak sesuai dengan prediksi dan harapan baik dari Greysia/Apriyani maupun tim pelatih.

Penampilan Greysia/Apriyani memang menurun di sejumlah turnamen terakhir. Kondisi cedera bahu yang dialami Greysia bahkan membuat mereka batal tampil di turnamen Hong Kong Terbuka 2019, pekan depan.

Baca juga: Melaju Sendirian ke Final, Minions Jaga Asa Indonesia

“Memang hasil di sini tidak seperti yang kami harapkan. Kalau melihat undian kan seharusnya minimal bisa ke perempat final,” ungkap Chafidz, Sabtu (9/11) malam.

“Kalau secara teknik, pola main Greysia/Apriyani lebih mudah dibaca lawan. Secara nonteknik ada sedikit rasa yakin yang berkurang karena Greysia mengalami cedera di bahu kanan. Jadi tidak bisa maksimal dalam menjalankan pola main menyerang yang sudah kami siapkan,” lanjutnya.

Saat ini, baik Chafidz maupun pelatih kepala ganda putri PBSI Eng Hian telah menginstruksikan agar Greysia fokus pada penyembuhan cederanya terlebih dahulu.

Greysia/Apriyani dijadwalkan akan mengikuti dua turnamen lagi di penghujung 2019 yaitu SEA Games 2019 di Filipina dan BWF World Tour Finals 2019 di Guangzhou, Tiongkok. (Badmintonindonesia.org/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More