Minggu 10 November 2019, 06:40 WIB

Meneladan Rasulullah demi Indonesia Maju

Nur Aivanni | Humaniora
Meneladan Rasulullah demi Indonesia Maju

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan sambutan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11).

 

MANUSIA Indonesia seyogianya mencontoh Nabi Muhammad SAW dalam melakukan perubahan yang menyentuh manusia, yakni dengan menanamkan perubahan akidah, cara berpikir, dan perilaku.

Demikian dikatakan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11) malam.

"Rasulullah merupakan tokoh perubahan luar biasa dan mampu mengubah masyarakat di zamannya hingga memiliki semangat juang tinggi. Semangat perubahan seperti dilakukan Rasulullah ingin kita contoh dalam membangun Indonesia dari negara berpendapatan menengah menjadi berpendapatan tinggi dan menjadi Indonesia maju," kata Ma'ruf Amin.

Indonesia yang maju bergantung pada sumber daya manusia. Oleh karena itu, pemerintah menjadikan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas dalam lima tahun ke depan.

"Manusia unggul yang ingin dibangun ialah yang sehat, cerdas, produktif, mempunyai daya saing, dan memiliki akhlak baik. Oleh karena itu, pemerintah membangun pelayanan kesehatan dan juga mereformasi pendidikan. Mudah-mudah-an semangat Rasulullah memberikan inspirasi dan dorongan kepada kita dalam membangun Indonesia ke depan," ujar Wapres.

Presiden Joko Widodo yang turut hadir di acara tersebut tidak memberikan sambutan. Jokowi mengungkapkan bahwa dia menghormati Wapres Ma'ruf Amin.

"Itu penghormatan kepada beliau. Beliau ahlinya. Benar, kan, tadi apa yang beliau sampaikan seharusnya kita kerjakan," ungkap Jokowi.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara juga dihadiri puluhan anak yatim dari Jakarta dan sekitarnya.

"Saya senang bisa masuk Istana dan bertemu Pak Presiden," kata Raja, anak yatim yang berasal dari Matraman, Jakarta Timur.

Raja bersama puluhan temannya ialah anggota Forum Silaturahim Anak Yatim Matraman. Ia merupakan murid kelas 5 di salah satu sekolah dasar di daerah Pisangan Baru, Jakarta Timur.

Uraian hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan Guru Besar UIN Walisongo Semarang, Abdul Jamil, dengan tema Meneladani akhlak Rasulullah untuk Indonesia unggul dan maju. (Nur/Ant/X-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More